Opini

The Figure of Aman Abdurachman; The Lecturer and Owner Doughnuts Supplier

(a Failed Amaliyah Concept) From a lecturer assistance to become Doughnuts Supplier Owner After a series of alleged terror involving Oman, such as suicide bombing in Kampung Melayu, Sarinah Thamrin bombing, Samarinda Church bombing, North Sumatra Police Headquarters Attacking, Police Attacking in Bima West Nusa Tenggara, and the latest series of terror; Violence at the Brimob Prison in Kelapa Dua, …

Read More »

Terorisme Sekeluarga, Modus Baru?

Rentetan aksi terorisme yang terjadi belum lama ini telah meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh komponen negeri. Terlebih, aksi terorisme itu terjadi di saat bangsa ini tengah serius melakukan berbagai pembangunan dan pengembangan untuk kemajuan bersama. Selain mencederai, aksi terorisme adalah bentuk permusuhan terhadap kemanusiaan dan segala nilai yang terkandung di dalamnya, termasuk nilai agama. Karenanya, klaim bahwa tindakan terorisme …

Read More »

Singa itu Mencoba untuk Bangun

Seperti penulis uraikan terdahulu terorisme itu ibarat singa yang sedang tidur. Dia akan bangun apabila ada objek merangsang yang dijadikan pemicu. Masih dalam uraian terdahulu, penulis mengibaratkan teroris laksana seekor anak kelinci yang lewat di depan singa yang sedang tidur. Terbukti sudah, belum seminggu tulisan itu dimuat di media internal ternyata singa itu telah mencoba untuk  bangun. Rentetan kejadian dari …

Read More »

Mencermati Kondisi Yang Terjadi Pasca Terjadinya Serangkaian Aksi Teror di Indonesia

Akhir-akhir ini aksi serangan terorisme kembali marak di tanah air. Selama satu minggu lebih atau dalam kurun waktu sembilan hari, Indonesia diserbu teror aksi teror. Dari kerusuhan di Rutan Mako Brimob yang menewaskan lima polisi, hingga bom bunuh diri yang melibatkan tiga keluarga yang terjadi di Tiga gereja, rusunawa Wonocolo, Sidoarjo dan Mapolrestabes Surabaya di Surabaya. Dan yang terakhir yakni …

Read More »

Menetralisir Dampak Paranoid dan Stereotip Pasca Teror

Menetralisir Dampak Paranoid dan Stereotip Pasca Teror

Terorisme adalah sebuah panggung teatrikal yang menampilkan aksi simbolik melibatkan lakon pelaku dan korban. Di balik aksi tersebut ada tujuan dan makna yang ingin disampaikan ke tengah publik. Kegemparan, kegaduhan, kepanikan bahkan ketakutan menjadi media agar pesan itu tersampaikan dengan cepat dan meluas. Pesan teror itu berwujud dalam bungkus motif entah itu politik, ideologis, agama, ataupun motif lainnya. Hal lain …

Read More »

Terorisme itu Seperti Singa Tidur

Sungguh kita harus berbangga saat ini masyarakat dunia secara umum  merasa aman dan dapat tidur nyenyak. Ancaman teror menurun. Berita bam-bim-bum terkait aksi teror hampir tidak terdengar. Pernyataan tokoh Amir kelompok radikalis yang biasa berkoar di sosial  media tidak satupun terdengar. Tidak juga banyak ditemukan video viral tentang sadisme dan pembantaian kecuali yang lama direproduksi, diresharing, dan dimuat kembali dan …

Read More »

Kreatifitas Anak Millenial versus Generasi Micin

Kreatifitas Anak Millenial versus Generasi Micin

Sungguh begitu terharu kala mendengarkan seorang anak muda berorasi sambil meneriakkan yel-yel sambil mengusung panji perdamaian.  Pemuda dan pemudi yang baru berumur rata-rata 19an itu berorasi bergantian dalam bahasa Inggris yang begitu fasih.  Mereka mengekspresikan perasaan mereka tanpa ada sekat-sekat birokrasi dan perasaan ewuh pakewuh. Anak muda ini adalah Duta Damai Dunia Maya yang terdiri dari generasi muda penggiat dunia …

Read More »

Mencoba Memahami Keinginan: Sekilas Psikologi Deradikalisasi

Mencoba Memahami Keinginan: Sekilas Psikologi Deradikalisasi

Kajian dan analisis tanpa dialog seperti wayang tanpa dalang. Saat terjadi serangan teroris masyarakat selalu digiring dalam suasana kebingungan, panik dan beberapa pertanyaan; Apa  yang mereka (baca: teroris) itu cari? Apa yang mereka inginkan ? Di mana otak mereka ? Apakah mereka tidak punya keluarga ? Coba bayangkan bagaimana kalau keluarga mereka yang menjadi korban? Betapa bisa manusia seperti mereka …

Read More »

Media dan Terorisme di Asia Tenggara Pasca Marawi

Sepinya pemberitaan terorisme di tanah air di satu sisi merupakan hal yang melegakan bagi rasa aman nasional. Namun, di sisi lain dalam aspek pekerjaan penegakan hukum ada tantangan dan pertaruhan berat.  Hal ini sebagaimana Penulis sampaikan dalam tulisan terdahulu yang berjudul “Diam Belum Berarti Damai”, bahwa diamnya kelompok terorisme justru memiliki makna tentang pekerjaan sangat panjang yang belum selesai. Sangatlah …

Read More »

Diam Belum Berarti Damai: Membaca Strategi Hibernasi Kelompok Terorisme

Sebagaimana telah diperhitungkan oleh para peneliti dunia mulai dari dari Eropa, Amerika sampai domestik bahwa Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Daesh pada 2017 atau 2018 akan kalah. Prediksi itu sepertinya telah menjadi kenyataan. ISIS di Iraq dan Suriah sudah tidak melakukan perlawanan berarti. Propaganda-propaganda kekejaman sudah jarang bahkan nyaris tak terdengar. Nyanyian indah kelompok radikalis tentang indahnya …

Read More »