Jakarta – Kementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah menyusul dugaan penyalahgunaan dana kotak amal oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ). Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan pihaknya membentuk Tim Investigasi. “Sebagai solusi jangka pendek, Kementerian Agama membentuk Tim Investigasi Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah terhadap LAZ yang diduga menyalahgunakan wewenang. Ini menjadi upaya Kemenag untuk menjaga agar perhimpunan …
Read More »Menguatkan Peran Lembaga Adat dan Kerukunan Warga Sebagai Benteng Penolak Radikalisme di Merauke
Papua – Upaya membentengi masyarakat dari ancaman pemahaman radikal, intoleransi, dan potensi konflik disintegrasi terus diperkuat hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Merauke mendorong penguatan kelembagaan adat agar menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban, membangun komunikasi, dan menolak berbagai narasi pemecah belah bangsa. Melalui diskusi bertajuk “Penguatan, Perlindungan dan Partisipasi Masyarakat Hukum Adat …
Read More »Polda Jabar Amankan MSA, Diduga Aktif Sebarkan Konten Bahan Peledak di Grup WA TCC
Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap peran seorang pria berinisial MSA (25) yang disebut aktif dalam grup WhatsApp True Crime Community di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Polisi menduga MSA tidak sekadar menjadi anggota grup, tetapi berperan aktif menyebarkan konten yang berkaitan dengan kejahatan ekstrem. MSA diamankan polisi pada Jumat (11/9/2026). Dari hasil pendalaman, aktivitas pria tersebut di grup WhatsApp …
Read More »Belajar dari Mantan Napiter, Pelajar Kudus Dibekali Cara Mengenali Perekrutan Radikal
Kudus – Pengalaman mantan narapidana terorisme (napiter) Ustaz Imam Baihaqi alias Abu Tholut dibagikan kepada puluhan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Kudus. Bukan untuk menghidupkan kembali masa lalu, pengalaman tersebut dijadikan bahan pembelajaran agar generasi muda memahami bagaimana seseorang dapat masuk hingga direkrut ke dalam jaringan berpaham radikal. Abu Tholut dihadirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam kegiatan optimalisasi peran masyarakat …
Read More »Cegah IRET, Sekolah di Tabanan Diminta Pahami Aktivitas Digital Pelajar
Tabanan – Pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di kalangan pelajar kini tidak cukup dilakukan di lingkungan sekolah. Ruang digital, termasuk media sosial dan gim daring, turut menjadi perhatian karena interaksi anak dan remaja di dalamnya dapat membuka peluang munculnya paparan narasi kekerasan. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion/FGD) yang digelar Densus 88 …
Read More »Babinsa Diperkuat Jadi Pendeteksi Dini Ancaman Radikalisme di Labuhanbatu
Labuhanbatu – Ancaman radikalisme dan intoleransi tidak selalu muncul dalam bentuk kekerasan terbuka. Karena itu, kemampuan aparat kewilayahan membaca perubahan sosial dan mengenali potensi ancaman sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan masyarakat. Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Babinsa jajaran Kodim 0209/Labuhanbatu mengikuti Sosialisasi Penanggulangan Terorisme, Radikalisme, dan Intoleransi secara daring di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, …
Read More »NTB Susun RAD PE, Ancaman Radikalisme di Ruang Digital Jadi Perhatian
Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat langkah pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme dengan menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) PE. Langkah ini dinilai penting karena kondisi nihil serangan terorisme atau zero attack tidak serta-merta menunjukkan bahwa potensi ancaman telah hilang. Upaya tersebut dibahas dalam Workshop Pengembangan Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah …
Read More »UM Dorong Siswa Jadi Kreator Konten untuk Lawan Narasi Intoleransi di Media Sosial
Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat langkah pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme dengan menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) PE. Langkah ini dinilai penting karena kondisi nihil serangan terorisme atau zero attack tidak serta-merta menunjukkan bahwa potensi ancaman telah hilang. Upaya tersebut dibahas dalam Workshop Pengembangan Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah …
Read More »Polda Lampung Dorong Bhabinkamtibmas Jadi Detektor Dini Tawuran hingga Radikalisme
BANDAR LAMPUNG – Persoalan yang dihadapi anak dan remaja semakin beragam, mulai dari perundungan, tawuran pelajar, penggunaan gawai yang tidak terkendali hingga paparan paham radikal melalui ruang digital. Kondisi tersebut membuat polisi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dituntut mampu membaca potensi masalah sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan. Polda Lampung mendorong Bhabinkamtibmas memperkuat kemampuan deteksi dini dan pencegahan di wilayah binaannya. …
Read More »PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Kenali Narasi Radikal di Ruang Digital
PEKANBARU – Arus informasi di media sosial membuat penyebaran berbagai narasi berlangsung semakin cepat, termasuk konten yang mengandung intoleransi dan kekerasan. Karena itu, kemampuan memilah informasi menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyebaran paham radikal di lingkungan kerja. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR) membekali pegawainya dengan pemahaman mengenai pencegahan paham radikal dan …
Read More »Tokoh Agama Papua Tengah Dilibatkan Cegah Paparan Ekstremisme pada Anak
NABIRE – Ancaman radikalisme terhadap anak tidak selalu datang melalui lingkungan pergaulan secara langsung. Ruang digital yang setiap hari diakses anak muda juga dapat menjadi pintu masuk paparan ideologi ekstrem. Karena itu, Densus 88 Antiteror Polri menggandeng tokoh agama di Papua Tengah untuk memperkuat pencegahan radikalisme dan kekerasan ekstrem terhadap anak. Pendekatan tersebut dinilai penting karena keluarga, tokoh agama, dan …
Read More »
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!