Jakarta- Pancasila itu hasil ijitihad ulama dan kelompok nasionalis yang diramu dengan cara mengawinkan sistem berbasis modern dengan Islam dan kondisi yang ada di Indonesa. Indonesia yang memiliki 1.340 suku, tetapi dari dulu Pancasila terbukti tetap sakti menjadi alat pemersatu dan penguat bangsa. “Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika terbukti mampu menyatukan keragaman yang ada di Indonesia. Karena itu marilah kita …
Read More »Nasional
TNI Harus Diberi Peran Lebih Dalam Penanganan Terorisme
Jakarta – Rencana pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme yang akan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) dinilai masih kurang. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, mengatakan, jika melihat elemen TNI yang memiliki divisi kontra teror seperti Kopassus dan Kostrad, sudah sepantasnya mereka diberi peran lebih dalam penanganan terorisme. Dikatakan, saat ini apa yang dilakukan Panglima …
Read More »4,5 Juta Mahasiswa Hadiri Aksi Lawan Radikalisme
Jakarta – Sebanyak 4,5 juta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi akan mengikuti aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme yang digelar secara serentak di seluruh provinsi pada 28 Oktober mendatang. Hal itu diungkapkan panitia pengarah aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme, Prof Dr H Zainal Abidin, MAg di Jakarta, Kamis (5/10/2017). “Salah satu kegiatan dalam aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme, …
Read More »Tafsir Pancasila Ada di UUD 1945
Jakarta – Tafsir Pancasila dalam konteks kekinian bisa dilihat di Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Hal itu dikemukakan pakar hukum tata negara Refly Harun dalam sebuah diskusi di Auditorium LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (5/10/2017). Acara yang dimoderatori Deputi Bidang Pengkajian dan Materi UKP-PIP Anas Saidi itu dihadiri Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief, pakar …
Read More »Indonesia dan Yordania Waspadai FTF Dari Timteng
Amman – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Lestari Priansari (LP) Marsudi dan Raja Yordania, Abdulah II bin Al Hussein, sepakat bahwa tantangan yang dihadapi kedua negara saat ini adalah adanya ancaman regionalisasi kelompok terorisme. Ancaman itu datang dari kelompok ‘foreign terrorist fighters’ (FTF) atau ‘pejuang teroris asing’ yang kembali ke negara asalnya dari beberapa negara dari Timur Tengah (Timteng). …
Read More »Seharusnya TNI Seharusnya Ada di Garda Terdepan Tangani Terorisme
Jakarta – Direktur Emrus Corner Emrus Sihombing mengatakan, pelibatan TNI untuk memerangi teroris seharusnya sudah dilakukan sejak dulu. Alasannya, teroris adalah kejahatan terhadap negara yang ingin mengubah ideologi Pancasila sebagai dasar NKRI. Hal itu dikatakan ketika diminta pendapatnya apakah sudah saatnya TNI dilibatkan menangani kasus-kasus terorisme yang gencar terjadi di Tanah Air? “Pendapat saya sebagai akademisi, pelibatan TNI untuk memerangi …
Read More »DPR Hapus Pasal Guantanamo Dari RUU Terorisme
Jakarta – Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme dan pemerintah, akhirnya sepakat menghilangkan pasal Guantanamo atau pasal 43 dalam RUU Terorisme yang tengah dibahas. Penghapusan pasal Guantanamo itu berdasarkan permintaan pemerintah yang memandang pasal tersebut bisa menjadi masalah di kemudian hari. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme, Supiadin Aries Saputra di Gedung DPR …
Read More »Presiden Ingatkan, Bersatu Hadapi Rongrongan dari Dalam Maupun Luar
Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan, TNI beserta seluruh komponen bangsa harus selalu waspada terhadap upaya-upaya dari luar yang berusaha merongrong keutuhan wilayah Indonesia, maupun rongrongan dari dalam yang mengganggu Pancasila sebagai dasar negara. Hal itu diungkapkan dalam sambutannya ketika menjadi inspektur upacaya pada perayaan HUT ke-72 TNI di Dermaga Indah Kiat Merak, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017). “Kita juga harus …
Read More »Waspadai Paham Radikalisme Lewat Media Sosial
Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa agar mewaspadai paham radikalisme di ranah media sosial. “Radikalisme tidak hanya datang dari tatap muka, tapi bisa juga di ranah medsos (media sosial)” katanya saat memberikan kuliah umum bertajuk “Upaya Penangkalan Faham Radikalisme” di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (4/10/2017). Menurutnya, …
Read More »Peran Tokoh Penting Agar Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi
Jakarta – Peran tokoh formal maupun informal sangat penting agar masyarakat tidak cepat terpancing atau terprovokasi terhadap sesuatu isu. Demikian dikemukakan pengamat politik Universitas Indonesia Donnie Edwin, SIP, MSc ketika ditanya tentang kecendrungan sebagian masyarakat yang mudah tersinggung, suka menyalahkan orang lain, dan mau menang sendiri. “Di dalam masyarakat seperti Indonesia, ketokohan pada semua tingkatan sosial cukup menentukan dalam mengarahkan …
Read More »
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!