TA

Mahasiswa Diajak Jadi Pelopor Penjaga Demokrasi Pancasila

Jakarta – Mahasiswa dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa diajak untuk menjadi pelopor demokrasi Pancasila. Keterlibatan mahasiswa ini sangat penting sebagai penguat moral juga sebagai penjaga nilai (guardian of value) dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ajakan itu disampaikan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi saat membuka sekaligus menjadi keynote speech Sosialisasi Salam Pancasila sebagai Salam Kebangsaan dengan …

Read More »

Anak Muda dan Digital Tak Bisa Dipisahkan, Peneliti: Waspada Disusupi
Pandangan Keagamaan Salah

Jakarta – Generasi muda dan digital saat ini seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Di sisi lain, juga terjadi fenomena muslim milenial mengidentifikasi diri sebagai kelompok hijrah. Karena itu, muslim milenial harus diberi pemahaman yang benar agar tidak memiliki pandangan keagamaan yang salah. Hal itu dikatakan oleh Founder Alvara Research Center, Hasanuddin Ali dalam kegiatan bertema Peta …

Read More »

Dubes UEA Apresiasi Toleransi Beragama di Indonesia

Jakarta – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdullah Salem Obaid Al Dhaheri mengapresiasi toleransi antarumat beragama di Indonesia. Bahkan, dia mengatakan UEA dan Indonesia memiliki kesamaan tentang toleransi dan keberagaman agama, budaya, dan ras. Awalnya dia menjelaskan mengenai International Day of Human Fraternity atau Hari Internasional Persaudaraan Manusia yang diperingati setiap 4 Februari. Diketahui, Hari Internasional Persaudaraan …

Read More »

3 Napiter di Lapas Kelas 1 Palembang Ikrar Setia NKRI

Palembang – Tiga narapidana terorisme (napiter) di Lapas Kelas I Palembang, Sumatera Selatan menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sabtu (27/1/2024). Kepala Divisi Pemasyarakatan Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Bambang Haryanto di Palembang mengatakan ketiga napiter tersebut adalah Shahdani, Para Denis, dan Andi Saputra. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para napiter tersebut yang secara …

Read More »

Tangkap 2 Simpatisan KKB, TNI Kuasai Markas KKB di Maybrat

Jakarta – Dua orang simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Maybrat, Papua Barat Daya, ditangkap pasukan TNI dari Satgas Yonif 133/YS, Minggu (28/1/2024). Dari penangkapan itu, TNI berhasil menguasai markas KKB Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatemdi Dusun Sagu, Aifat Timur Jauh, Maybrat. Penangkapan sudah dimulai sejak dilakuan patroli di dalam hutan, sejak Minggu (21/1/2024). “Kami telah berhasil menguasai dan …

Read More »

Ketum Matakin: Agama Hadir Bukan untuk Dipertentangkan Tetapi untuk Berbuat Kebajikan

Jakarta—Agama yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa hadir bukan untuk dipertentangkan tetapi untuk bersama-sama berbuat kebajikan. Hal itu dikatakan Ketua Umum MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) Xs. Budi S. Tanuwibowo saat menjadi narasumber dalam “Moderasi Beragama Lintas Agama, Menebar Kebajikan Bagi Sesama”, di Bio Hok Tek Tjeng Sin, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2024). “Maka salam dalam agama Khonghucu disebut Wei De Dong Tian, Hanya oleh Kebajikan Tian (Tuhan) berkenan.Untuk itu Kebajikan harus dikembangkan terus menerus kepada siapapun,” ujar Budi. Seminar itu digelar oleh Pusbimdik Khonghucu Kementerian Agama dan dibuka oleh Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki dan diikuti kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari umat Khonghucu se DKI Jakarta dan ormas lintas agama di DKI. Lebih lanjut Budi mengatakan seminar seperti ini sekarang penting untuk dilakukan dan digelorakan dalam rangka mencegah ha-hal yang tidak baik ini terus berkembang. Dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki menyampaikan, saat ini, penguatan moderasi beragama menjadi kebutuhan bersama. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang sangat majemuk, moderasi beragama merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, regional, maupun global. Atas dasar itu, penguatan moderasi beragama menjadi keniscayaan. ujar Wamenag. “Saya ingin mengutip satu kalimat ajaran Agama Khonghucu, Apa yang diri sendiri tidak inginkan, janganlah diberikan kepada orang lain. Seyogyanya pesan ini penting untuk kita teladani agar kita dapat berintrospeksi diri, memeriksa diri atas perbuatan yang telah kita lakukan kepada orang lain, sehingga kita dapat berempati merasakan perasaan orang lain rasakan,” ujar Wamenag.

Jakarta—Agama yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa hadir bukan untukdipertentangkan tetapi untuk bersama-sama berbuat kebajikan. Hal itudikatakan Ketua Umum MATAKIN (Majelis Tinggi Agama KhonghucuIndonesia) Xs. Budi S. Tanuwibowo saat menjadi narasumber dalam“Moderasi Beragama Lintas Agama, Menebar Kebajikan Bagi Sesama”, diBio Hok Tek Tjeng Sin, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu(20/1/2024). “Maka salam dalam agama Khonghucu disebut Wei De Dong Tian, Hanya …

Read More »

DIY Dinilai Berhasil Membumikan Toleransi Antarumat Beragama

Bantul – Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinilai telah berhasil dalam membumikan praktik toleransi beragama. Salah satunya di wilayah Sorowajan yang baru-baru ini menjadi sorotan saat menjadi tempat pelaksanaan Haul Gus Dur ke-14. Ketua Panitia Haul Gus Dur ke-14, Firda Ainun mengungkapkan, wilayah Sorowajan dianggap sebagai contoh praktik baik. Hal ini dikarenakan, di sana kuburan digunakan secara bersama, rumah ibadah berdekatan satu sama lain dan persoalan sosial cukup rendah. “Oleh karena itu, kami memilih Sorowajan sebagai lokasi Haul Gus Dur, beberapa waktu lalu. Karena tergambar miniatur Indonesia dengan masyarakat yang hidup secara harmonis dan rukun,” ujar Firda, Kamis (25/1/2024). Pihaknya menyebut, strategi yang diterapkan melibatkan seluruh agama adalah melalui pembangunan kesadaran terlebih dahulu. Apabila telah tercipta maka terjadi kebersamaan, meskipun dari latar belakang agama yang berbeda. “Strateginya yang biasa dilakukan melalui kerja-kerja GUSDURian yaitu membangun kesadaran terlebih dahulu. Kemudian pengorganisasian ini adalah problem dan perlu diselesaikan secara bersama-sama,” jelasnya. Sebelumnya, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan untuk mengakomodir semangat itu. Seperti pertemuan rutin, cangkruan yang diadakan setiap pekan, jalan-jalan toleransi dan forum 17an. “Kegiatan-kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan mempererat persaudaraan di antara jaringan GUSDURian dan merawat toleransi. Harapannya agar ruang ini bukan hanya jadi tempat berbagi, tetapi menjadi wadah diseminasi gagasan. Agar terus terlibat dalam proses demokratisasi setiap saat, tidak hanya saat pemilihan lima tahunan,” tuturnya. Upaya ini menggambarkan komitmen dalam menciptakan kerukunan dan keadilan di berbagai aspek kehidupan masyarakat. “Kami juga memiliki jaringan dengan latar belakang organisasi atau komunitas keagamaan dan kepercayaan. Dalam jejaring ini, kami berdiskusi dan bekerja sama mewujudkan masyarakat adil, setara dan bebas dari kekerasan,” tandasnya.

Bantul – Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinilai telahberhasil dalam membumikan praktik toleransi beragama. Salah satunya diwilayah Sorowajan yang baru-baru ini menjadi sorotan saat menjaditempat pelaksanaan Haul Gus Dur ke-14. Ketua Panitia Haul Gus Dur ke-14, Firda Ainun mengungkapkan, wilayahSorowajan dianggap sebagai contoh praktik baik. Hal ini dikarenakan,di sana kuburan digunakan secara bersama, rumah ibadah berdekatan satusama lain dan persoalan …

Read More »

Miliki Imunitas Pemikiran Ekstrim, Santri Muda Bisa Jadi Agen Moderasi Beragama

Miliki Imunitas Pemikiran Ekstrim, Santri Muda Bisa Jadi Agen Moderasi Beragama

Pandeglang – Generasi muda santri sudah memiliki imunitas terhadappemahaman-pemahaman yang ekstrim. Dengan begitu, santri-santri mudadapat menjadi agen-agen moderasi beragama. “Saya yakin santri muda sudah imun terhadap pemahaman-pemahaman yangekstrim. Akan tetapi, yang kita nanti santri-santri muda ini menjadikepanjangan tangan atau menjadi agen-agen kita untuk paham moderat,”kata Ketua Prodi Kajian Terorisme SKSG Universitas Indonesia, MuhammadSyauqillah. Pernyataan itu diucapkan Syauqillah saat menjadi narasumber …

Read More »

Puluhan Tokoh Agama Ikuti Orientasi Penguatan Moderasi Beragama di Tuban

Puluhan Tokoh Agama Ikuti Orientasi Penguatan Moderasi Beragama di Tuban

Tuban – Kementerian Agama (Kemenag) Tuban menggelar Orientasi PeloporPenguatan Moderasi Beragama yang bertempat di Hotel Fave Tuban mulaidari tanggal 22-25 Januari 2024. Acara ini diikuti oleh puluhan tokohagama di Tuban. Kegiatan tersebut, diikuti oleh 27 tokoh agama dantokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Tuban. Ppanitia penyelenggara, Laidia Maryati menyampaikan, tujuan kegiatantersebut untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang moderasiberagama berdasarkan sesuai dengan standar …

Read More »