Noor Irawan

Alumni fakultas Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur ini lama meliput kegiatan militer di Indonesia. Saat ini juga ikut tergabung di tim PMD dalam Satgas Pencegahan BNPT

Napi Terorisme di Lapas Sudah Mulai Ikut Kegiatan Lapas

Sragen – Program Deradikalisasi (pembinaan) bagi terpidana kasus terorisme terus digalakkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Hal ini bertujuan agar usai menjalani hukuman, napi kasus terorisme ini tidak kembali lagi ke jaringan kelompoknya untuk kembali melakukan aksi teror dan bisa kembali ke masyarakat. Namun pembinaan terhadap napi terorisme bukanlah suatu pekerjaan mudah. Apalagi selama ini kasus terorisme selalu membawa …

Read More »

Penempatan Napi Terorisme Harus Disebar Untuk Memudahkan Deradikalisasi

Sragen – Napi terorisme harus disebar di berbagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) agar pengaruh kelompoknya tidak makin menguat. Itu penting untuk memudahkan proses deradikalisasi (pembinaan) bagi narapidana itu sendiri. “Dari 204 narapidana kasus terorisme disebar di 47 setelah sebelumnya hanya di 26 Lapas. Kalau disebar seperti itu akan lebih bagus dalam membinanya. Sekarang 1 Lapas ada sekitar 2 orang atau paling …

Read More »

Forum Pesantren Alumni Gontor Siap Bantu BNPT Cegah Paham Radikalisme di Pesantren

Jakarta – Adanya beberapa pesantren yang diindikasi menyebarkan paham radikalisme membuat sebagian besar pesantren berniat untuk mengadakan dialog dalam upaya pencegahan paham radikal yang mengarah kepada terorisme di lingkungan pesantren. Salah satunya dari Forum Pesantren Alumni Gontor (FPA-Gontor) yang siap membantu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk bersama-sama mengadakan dialog dalam rangka menanggulangi penyebaran paham radikalisme di lingkungan pesantren. Hal …

Read More »

Aparat Tingkat Kelurahan Harus Peka Terhadap Perkembangan Keamanan di Wilayahnya

Tasikmalaya – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Pengembangan Sistem Operasi di Direktorat Pembinaan Kemampuan pada Kedeputian II telah sukses menggelar acara Pembekalan dan Sinergitas antara Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Lurah/Kepala Desa dalam Mengantisipasi Terjadinya Aksi Teroris se-wilayah Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Acara tersebut digelar sejak Selasa (23/02/2016) hingga Jumat (26/02/2016) di …

Read More »

Negara Ini Tidak Hancur Karena Musuh Dari Luar, Tapi Bisa Hancur Dari Musuh Dari Dalam

Tasikmalaya – Negara ini tidak akan hancur karena musuh dari luar, tapi bisa hancur dari musuh dari dalam negeri sendiri. Itulah penggalan dari paparan Kasi Intel Korem 062/Tarumanegara Letkol Inf Dikdik Sadikin saat memberikan paparannya pada Pembekalan dan Sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah/Kepala Desa dalam Mengantisipasi Terjadinya Aksi Teroris se-wilayah Kabupaten/Kota Tasikmalaya di Hotel Santika, Tasikmalaya, Rabu (24/2/2016). “Harus …

Read More »

Peran Tiga Pilar Desa Wajib Sinergi Untuk Deteksi Dini Terorisme

Tasikmalaya – Tiga pilar di pemerintahan desa/kelurahan yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa/Lurah harus bersinergi dalam mendeteksi dini gangguan Kamtibmas, terutama bahya terorisme di wilayahya masing-masing. Apalagi peran tiga pilar itu memiliki dasar hukum kuat yakni di Undang-undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-undang Republik Indonesia No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, Undang-undang …

Read More »

Aparat Lokal Harus Kenali Ciri Anggota Kelompok Radikal

Tasikmalaya – Aparat lokal seperti Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas)dan Badan Pembina Desa (Babinsa) serta Lurah/Kepala Desa harus segera mengenali masyarakat yang terpapar paham radikal terorisme di wilayahnya. Penting , agar paham itu tidak menyebar luas di lingkungan masyarakat. Hal itu diungkapkan mantan anggota jaringan teroris, ustad Abdurrahman Ayyub usai memberikan informasi pengalamannya sebagai anggota jaringan terorisme di …

Read More »

Faktor Sejarah Yang Membuat Jawa Barat Jadi Basis Terorisme

Tasikmalaya – Provinsi Jawa Barat selama ini dikenal sebagai daerah basis terorisme. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri karena faktor sejarah yang membuat Jawa Barat menjadi salah satu daerah basis terorisme, dimana pada 7 Agustus 1949, SM Kartosuwiryo telah memproklamirkan Negara Islam Indonesia (NII) di Tasikmalaya dan selanjutnya diikuti pembentukan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) “Meskipun pada akhirnya NII maupun DI/TII …

Read More »

Peran Masyarakat Vital Dalam Penanggulangan Terorisme

Tasikmalaya – Peran serta masyarakat sangat penting dalam penanggulangan terorisme. Masyarakat dapat berperan memutus ideologisasi, mendeteksi keberadaan teroris, maupun mengontrol tindak-tanduk jaringan kekerasan. “Tokoh masyarakat, tokoh agama atau tokoh adat diharapkan dapat melakukan deteksi dini penyimpangan ideologi serta memberikan pengajaran yang benar dan menyadarkan yang sesat pemahaman tentang radikalisme dan terorisme,” ujar Ketua Satgas Tindak Pidana Terorisme dan Tindak Pidana …

Read More »

Deteksi Dini Aksi Terorisme, Polda Jabar Apresiasi Pembekalan dan Sinergisitas Aparat Desa

Tasikmalaya – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengapresiasi tinggi kegiatan Pembekalan dan Sinergisitas Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah/Kepala Desa Dalam Mengantisipasi Aksi Teroris Se-Wilayah Kabupaten/Kota Tasikmalaya yang digelar Subdit Pengembangan Sistem Operasi di Direktorat Pembinaan Kemampuan pada Kedeputian II Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Apresiasi itu diberikan karena unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah/Kepala Desa menjadi garda terdepan dalam deteksi dini pencegahan …

Read More »