Berita

Densus 88: Aturan Gadget Kemenag Kunci Cegah Radikalisasi Anak di Ruang Digital

JAKARTA – Kebijakan Kementerian Agama membatasi penggunaan gawai di sekolah-sekolah keagamaan mendapat dukungan penuh dari Densus 88 Antiteror Polri. Bagi Densus, aturan ini bukan hanya soal disiplin kelas, melainkan benteng awal untuk melindungi anak dari paparan ekstremisme di media sosial. Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana, menanggapi terbitnya Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor 19 Tahun …

Read More »

Kemenag Batasi Penggunaan HP di Sekolah, Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Digital Anak

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) memperketat penggunaan gawai atau telepon seluler (HP) di lingkungan satuan pendidikan. Kebijakan tersebut tidak hanya membatasi penggunaan HP saat kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mengatur pola penggunaan gawai anak di rumah hingga pengawasan aktivitas mereka di ruang digital. Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan …

Read More »

Deradikalisasi di Poso Tak Hanya Sasar Eks Napiter, Keluarga Ikut Diperkuat

Palu – Upaya deradikalisasi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tidak hanya diarahkan kepada mantan narapidana terorisme (napiter), tetapi juga menyentuh keluarga dan lingkungan sosial mereka. Pendekatan tersebut dilakukan melalui pembinaan spiritual, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta penguatan penerimaan kembali di tengah masyarakat. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tengah bersama sejumlah pemangku kepentingan memperkuat pendampingan terhadap mantan napiter dan keluarganya …

Read More »

FKPT Kalsel Soroti Paparan Radikalisme di Media Sosial, Edukasi Generasi Muda Diperkuat

Banjarmasin – Perkembangan media sosial membuat upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di Kalimantan Selatan tidak cukup hanya dilakukan melalui pendekatan konvensional. Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalsel menilai generasi muda perlu mendapat pendampingan agar mampu mengenali dan menyaring narasi ekstrem yang beredar di ruang digital. Penguatan pencegahan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi dan silaturahmi pengurus FKPT Kalsel …

Read More »

Menguatkan Peran Lembaga Adat dan Kerukunan Warga Sebagai Benteng Penolak Radikalisme di Merauke

Papua – Upaya membentengi masyarakat dari ancaman pemahaman radikal, intoleransi, dan potensi konflik disintegrasi terus diperkuat hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Merauke mendorong penguatan kelembagaan adat agar menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban, membangun komunikasi, dan menolak berbagai narasi pemecah belah bangsa.  Melalui diskusi bertajuk “Penguatan, Perlindungan dan Partisipasi Masyarakat Hukum Adat …

Read More »

Polda Jabar Amankan MSA, Diduga Aktif Sebarkan Konten Bahan Peledak di Grup WA TCC

Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap peran seorang pria berinisial MSA (25) yang disebut aktif dalam grup WhatsApp True Crime Community di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Polisi menduga MSA tidak sekadar menjadi anggota grup, tetapi berperan aktif menyebarkan konten yang berkaitan dengan kejahatan ekstrem. MSA diamankan polisi pada Jumat (11/9/2026). Dari hasil pendalaman, aktivitas pria tersebut di grup WhatsApp …

Read More »

Belajar dari Mantan Napiter, Pelajar Kudus Dibekali Cara Mengenali Perekrutan Radikal

Kudus – Pengalaman mantan narapidana terorisme (napiter) Ustaz Imam Baihaqi alias Abu Tholut dibagikan kepada puluhan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Kudus. Bukan untuk menghidupkan kembali masa lalu, pengalaman tersebut dijadikan bahan pembelajaran agar generasi muda memahami bagaimana seseorang dapat masuk hingga direkrut ke dalam jaringan berpaham radikal. Abu Tholut dihadirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam kegiatan optimalisasi peran masyarakat …

Read More »

Cegah IRET, Sekolah di Tabanan Diminta Pahami Aktivitas Digital Pelajar

Tabanan – Pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di kalangan pelajar kini tidak cukup dilakukan di lingkungan sekolah. Ruang digital, termasuk media sosial dan gim daring, turut menjadi perhatian karena interaksi anak dan remaja di dalamnya dapat membuka peluang munculnya paparan narasi kekerasan. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion/FGD) yang digelar Densus 88 …

Read More »

Babinsa Diperkuat Jadi Pendeteksi Dini Ancaman Radikalisme di Labuhanbatu

Labuhanbatu – Ancaman radikalisme dan intoleransi tidak selalu muncul dalam bentuk kekerasan terbuka. Karena itu, kemampuan aparat kewilayahan membaca perubahan sosial dan mengenali potensi ancaman sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan masyarakat. Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Babinsa jajaran Kodim 0209/Labuhanbatu mengikuti Sosialisasi Penanggulangan Terorisme, Radikalisme, dan Intoleransi secara daring di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, …

Read More »

NTB Susun RAD PE, Ancaman Radikalisme di Ruang Digital Jadi Perhatian

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat langkah pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme dengan menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) PE. Langkah ini dinilai penting karena kondisi nihil serangan terorisme atau zero attack tidak serta-merta menunjukkan bahwa potensi ancaman telah hilang. Upaya tersebut dibahas dalam Workshop Pengembangan Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah …

Read More »