Wapres: Akar Radikalisme Dari Negara Konflik

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berbicara akar radikalisme di depan puluhan wartawan asing. Hal tersebut disampaikan JK saat menjadi pembicara dalam acara Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) Members di Ayana Midplaza Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018).

Dikutip dari laman detik.com, JK mengatakan bahwa gerakan radikalisme bersumber dari negara-negara konflik. ISIS yang menjadi kelompok teroris saat ini awalnya tumbuh dan berkembang di negara Irak dan Suriah. Namun seiring dengan propaganda yang mereka sebarkan akhirnya meluas ke negara-negara lain termasuk Indonesia.

“Kalau Anda melihat pemimpin tinggi teroris Indonesia merupakan mujahidin dari ISIS, Suriah,” ujar JK.

JK juga membahas mengenai negara-negara konflik di dunia kebanyakan merupakan negara dalam bentuk republik. Selanjutnya JK sedikit menyinggung soal tragedi bom Surabaya.

“Kalau Anda lihat bom Surabaya bagaimana anak kecil mengikuti aksi bom bunuh diri. Ideologi saat ini sudah tidak hanya menyangkut generasi senior tapi juga anak kecil,” tutur JK.

JFCC merupakan organisasi non-profit jurnalis internasional di Indonesia. JFCC saat ini memiliki anggota sekitar lebih dari 200 orang yang berasal dari puluhan organisasi media asing. Anggota JFCC tak hanya jurnalis asing, tapi juga mencakup diplomat hingga pengusaha.