Gorontalo – Upaya pencegahan radikalisme terus menyasar kalangan pelajar. Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Satgas Wilayah Gorontalo bersama Polsek Kabila Bone memberikan pembekalan kepada siswa SMP Negeri 1 Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, terkait bahaya radikalisme, kekerasan, hingga perundungan di lingkungan sekolah.
Kapolsek Kabila Bone Inspektur Satu Andi Rustan menjelaskan, pelajar menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena mudah terpapar informasi tanpa filter, terutama melalui media sosial.
“Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan pada penguatan wawasan kebangsaan, toleransi, dan penggunaan teknologi secara bijak,” ujarnya Jumat kemarin.
Dalam pemaparannya, narasumber mengenalkan indikator awal paham radikal, seperti sikap eksklusif, mudah menyalahkan kelompok lain, serta penolakan terhadap keberagaman. Siswa juga diajak memahami dampak radikalisme yang dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus mengganggu persatuan masyarakat.
Selain itu, siswa dibekali kemampuan menyaring informasi digital serta didorong berani melaporkan jika menemukan ajakan mencurigakan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah penyebaran paham menyimpang sejak dini di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.
Materi edukasi juga menyoroti bahaya kecanduan permainan daring yang berpotensi menurunkan prestasi belajar, memicu perilaku agresif, hingga membuka peluang penipuan. Para siswa diimbau mengatur waktu bermain, memperbanyak aktivitas positif, serta tetap berada dalam pengawasan orang tua dan guru.
Tidak hanya itu, narasumber menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dengan menolak segala bentuk perundungan. Siswa diminta saling menghargai, tidak mendukung pelaku bullying, dan segera melapor kepada guru apabila terjadi tindakan kekerasan.
Melalui kegiatan tersebut, pihak kepolisian berharap pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, toleran, serta bijak dalam memanfaatkan media sosial, sekaligus berperan aktif menjaga lingkungan sekolah tetap aman dan kondusif.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!