Takjil dari Vihara, Hangatnya Toleransi di Jantung Pecinan Jakarta

Jakarta – Ramadan tak hanya menghadirkan suasana khusyuk bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan lintas iman. Di kawasan Glodok, Jakarta Barat, semangat berbagi itu terasa hangat dari halaman Vihara Dharma Bhakti.

Sejak awal pekan, suasana sore di vihara tertua di Jakarta itu dipadati warga yang datang untuk mengambil hidangan berbuka puasa. Tradisi berbagi takjil gratis ini bukan hal baru. Kegiatan tersebut telah rutin digelar setiap Ramadan sejak 2018.

Menjelang waktu berbuka, para relawan terlihat sibuk menata ratusan kotak makanan. Aroma masakan dari berbagai menu yang disiapkan memenuhi area halaman vihara. Uniknya, seluruh hidangan dibeli dari pedagang sekitar, sehingga kegiatan ini sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Menunya berbeda setiap hari. Hari ini kami menyiapkan 400 porsi, meningkat dari kemarin 300 porsi,” ujar Shirley Wijaya, pengurus vihara, Rabu (25/2).

Dana untuk kegiatan sosial ini berasal dari kas vihara yang dihimpun dari para umat. Bagi pengurus, berbagi di bulan Ramadan bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian dan kebersamaan antarwarga.

Di tengah beragam perbedaan keyakinan, kegiatan ini menjadi simbol bahwa nilai kemanusiaan melampaui sekat agama. Ramadan di Glodok pun tak hanya menjadi milik satu komunitas, melainkan momentum kebersamaan bagi semua.