Sesi Latihan Bebas, 2.678 Personel Siaga, Kesiapsiagaan dan Pelayanan Humanis Agar Event Aman dan Tanpa Insiden

LOMBOK TENGAH – Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 diperkuat melalui pemantauan terintegrasi untuk memastikan seluruh personel gabungan berada di titik tugas masing-masing. Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja melakukan pengecekan langsung melalui aplikasi Sistem Operasi Terpadu (SOT) Polri di Command Centre, Jumat (9/10/2026).

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan saat rangkaian sesi latihan bebas Moto3, Moto2, dan MotoGP berlangsung di Sirkuit Mandalika. Aparat mengedepankan kesiapsiagaan dan pelayanan yang humanis dengan target seluruh kegiatan berjalan aman tanpa insiden (zero incident).

Sebanyak 2.678 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait telah ditempatkan di 205 titik pengamanan serta 42 Pos Pengamanan (Pospam). Personel disiagakan di kawasan Mandalika dan sejumlah jalur pendukung untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas penonton, kru, dan masyarakat.

Melalui Command Centre, Kapolda NTB memantau penempatan personel menggunakan aplikasi SOT Polri. Sistem tersebut menjadi sarana untuk mengecek kesiapan petugas di lapangan sekaligus memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan sesuai rencana operasi.

Pengamanan tidak hanya terpusat di kawasan sirkuit. Satgas juga memperketat penjagaan pada pintu-pintu masuk utama, termasuk jalur kedatangan penonton dan pergerakan logistik melalui Pelabuhan Lembar serta Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

Penyekatan dan pengaturan arus kendaraan di akses menuju sirkuit turut menjadi perhatian. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas sekaligus mendukung pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan selama berlangsungnya ajang balap internasional tersebut.

Pada Jumat pagi, pengamanan difokuskan untuk menyambut sesi latihan bebas pertama atau Free Practice 1 untuk kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP. Berdasarkan jadwal yang disampaikan, sesi berlangsung pada pukul 09.00–11.30 WITA.

Di tengah meningkatnya aktivitas di sekitar sirkuit, petugas diminta tetap siaga sekaligus mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan penonton.

Penggunaan pemantauan terintegrasi, penempatan personel di berbagai titik, serta penguatan pengamanan jalur masuk menjadi bagian dari Operasi Mandalika Rinjani 2026. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak dini dan memastikan rangkaian MotoGP Mandalika berlangsung tertib.

Dengan dukungan ribuan personel dan pemantauan dari Command Centre, aparat menargetkan pengamanan berjalan optimal tanpa mengabaikan kenyamanan penonton maupun aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Mandalika.