Selamatkan 58 Pemuda, Wanita Irak Dapat Penghargaan Ibu Negara AS

Jakarta – Istri Presiden Amerika Serikat (AS), Melania Trump memberikan penghargaan kepada seorang wanita Irak, Aaliyah Khalaf. Penghargaan itu diberikan atas perjuangan Aaliyah Khalaf menyelematkan 58 pemuda dari ancaman pembunuhan kelompok teroris, ISIS.

Perjuangan Aaliyah menyelamatkan para pemuda sangat heroik. Ia melakukan itu setelah suami, putra, dan keponakanya, tewas dibunuh ISIS ketika di awal-awal berdirinya kelompok pimpinan Abu-Bakr Al Baghadadi di Irak Utara 2014 lalu. Ia rela mempertaruhkan semua miliknya, demi untuk menyelamatkan para pemuda itu.

“Tuhan mengambil suami saya, putra saya, dan keponakan saya, tetapi dia telah memberi saya imbalan dengan menyelamatkan para pemuda ini. Sungguh saya senang mereka selamat,” ujar Aliyah seperti dilansir dari Al Arabiya dikutip dari laman republika.co.id, Senin (26/3/2018).

Pada Juni 2014 lalu, militan ISIS membantai ratusan umat Islam terutama dari golongan Syiah di Irak. Kemudian, sekelompok pemuda itu melarikan diri dengan menyeberangi sungai dan Aliyah membawa masuk para pemuda tersebut ke rumahnya.

Lalu, wanita berusia 62 tahun itu memberikan pakaian wanita kepada beberapa pemuda itu dan menyembunyikannya di ladang miliknya. Sementara itu, yang lainnya menggali lubang di hutan untuk bersembunyi dari kelompok ISIS.

Saat itu para milisi ISIS sedang gencar-gencarnya melakukan perekrutan. Karena itu, Aliyah mencari kartu identitas mahasiswa untuk para pemuda itu, serta memberikannya nama-nama lokal. Dalam waktu lima bulan, Aliyah pun menyelundupkan para pemuda itu menggunakan truk untuk dibawa ke tempat yang aman.

Aliyah juga harus melarikan diri sebelum mata-mata kelompok ISIS mendapat kabar tentang apa yang telah dilakukannya. Akhirnya Aliyah dan keluarganya turut melarikan diri dengan berjalan kaki sepanjang malam.

Aliyah dan keluarganya mengungsi tinggal di satu kamar selama setahun sebelum pasukan pemerintah Irak akhirnya berhasil meraih kemenangannya. Setelah pertempuran usai, para pemuda yang pernah diselematkan Aliyah itu banyak yang kembali mengucapkan terima kasih kepada Aliyah.

“Mereka datang mengunjungi saya, saya datang untuk mengunjungi mereka. Kapan pun ada konferensi di Baghdad, mereka datang dengan saya,” kata Aliyah.

Atas keberaniannya menolong 58 pemuda itu, Aliyah pun mendapat penghargaan dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat di Washington, Jumat (23/3) lalu dari Departemen Luar Negeri AS di Washington. Aliyah bersama sembilan wanita pemberani lainnya menerima penghargaan internasional itu dari Melania Trump.