BANDAR LAMPUNG – Maraknya penindakan jaringan terorisme oleh Densus 88 Antiteror Polri yang baru-baru ini mengamankan 12 tersangka di sejumlah daerah, mendapat perhatian serius tokoh agama di Lampung.
Merespons potensi ancaman ideologi ekstrem tersebut, Majelis Dzikir Al Kautsar menginisiasi agenda “Ngaji Kebangsaan” sebagai langkah preventif membentengi umat dari bahaya radikalisme, intoleransi, dan terorisme.
Agenda edukasi keagamaan terbuka untuk umum ini dijadwalkan berlangsung Jumat (9/10/2026) malam, pukul 19.30 hingga 22.00 WIB, dengan menghadirkan pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, sebagai narasumber utama.
Pimpinan Majelis Dzikir Al Kautsar, H. Hulman Ardhinata, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian majelis dalam memperkuat literasi keagamaan sekaligus mengukuhkan cinta terhadap NKRI.
“Masyarakat perlu mendapatkan pemahaman agama yang utuh dan moderat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi kebencian maupun doktrin radikal yang mengatasnamakan agama. Agama sejatinya harus menjadi sumber kedamaian, persaudaraan, dan kasih sayang,” ujar H. Hulman, Kamis (8/10/2026).
Ia menambahkan, kehadiran Ken Setiawan diharapkan dapat membuka wawasan jemaah mengenai pola rekrutmen dan modus penyebaran paham radikal yang kerap menyasar kelompok rentan dan generasi muda.
“Melalui forum silaturahmi ini, jemaah diajak lebih kritis menyaring informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, sekaligus memperkuat pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Majelis Dzikir Al Kautsar berharap gerakan bersama ini mampu menciptakan iklim beragama yang sejuk, damai, toleran, serta menjaga keutuhan NKRI dari ancaman paham kekerasan.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!