Mojokerto – Harmoni antarumat beragama kembali terlihat di Kota Mojokerto melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Klenteng Hok Sian Kiong. Kegiatan yang diinisiasi oleh pengurus klenteng tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
Acara yang berlangsung menjelang waktu berbuka itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama pengurus klenteng, Baznas Kota Mojokerto, serta masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan lintas agama sekaligus wujud kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengurus Klenteng Hok Sian Kiong yang secara konsisten menggelar kegiatan berbagi pada bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat Kota Mojokerto masih terjaga dengan baik.
“Kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat. Saya bangga karena ini adalah bukti bahwa harmonisasi antarumat beragama di Kota Mojokerto benar-benar dijunjung tinggi,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Ia menilai keberagaman yang dimiliki Kota Mojokerto justru menjadi kekuatan sosial yang mampu mempererat hubungan antarwarga.
Ning Ita menegaskan bahwa Kota Mojokerto harus terus dijaga sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.
“Kota Mojokerto adalah rumah besar bagi semua golongan. Setiap orang berhak hidup dengan nyaman karena kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dalam menjalankan ibadah. Ketika umat Islam menjalankan puasa Ramadan, umat agama lain menunjukkan sikap menghargai. Begitu pula sebaliknya, saat umat agama lain merayakan hari besar keagamaan, masyarakat bersama-sama menjaga suasana tetap aman dan kondusif.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu menjelang Idul Fitri.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan di momen Ramadan.
Suasana akrab yang tercipta selama kegiatan berlangsung menjadi gambaran nyata kuatnya harmoni dan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Mojokerto.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!