Pokja RAN PE Diingatkan Segera Laporkan Progres Kinerja Melalui Platform I-Khub

Jakarta -Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI
mengingatkan kepada kelompok kerja pada masing-masing pilar untuk
menyampaikan progres pelaksanaan dan keluaran Rencana Aksi Nasional
Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme
(RAN PE).

Pada Rapat Koordinasi Kedua Tim Sekretariat BNPT Terkait RAN PE Tahun
2023 di Jakarta, Senin (9/10/2023), BNPT mengingatkan kelompok kerja
melaporkan progres RAN PE periode Januari–Oktober 2023 melalui
platform I-Khub.

Sekretaris Utama BNPT RI Bangbang Surono menjelaskan bahwa progres
pelaksanaan dan keluaran RAN PE tersebut sangat penting sebagai bahan
analisis dan penyempurnaan laporan pelaksanaan RAN PE tahun 2023.

“Adapun penyampaian knowledge product/keluaran RAN PE tersebut akan
digunakan oleh Sekretariat Bersama RAN PE dalam menganalisis informasi
dan penyempurnaan Laporan Pelaksanaan RAN PE Tahun 2023,” kata
Bangbang dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa
(10/10/2023).

Selain itu, kata Bangbang, penyampaian progres pelaksanaan dan
keluaran RAN PE 2023 juga bertujuan agar pelaksanaan RAN PE tahun ini
dan tahun mendatang berjalan dengan optimal.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan akan pentingnya koordinasi yang
intensif dan proaktif dengan kementerian/lembaga terkait.

“Saya juga berharap kiranya masing-masing Ketua Pokja (Kelompok
Kerja) Pilar 1, 2, dan 3 RAN PE dapat melakukan koordinasi yang
Intensif dan proaktif dengan kementerian/lembaga terkait untuk
mengidentifikasi progres pelaksanaan RAN PE Tahun 2023,” katanya.

Dijelaskan Bangbang, pada tahun ini, terdapat 64 aksi dari 79 aksi
yang telah dikomitmenkan oleh kementerian/lembaga dengan perincian 41
dari 50 aksi (82 persen) dikomitmenkan di Pilar 1.

Disebutkan pula terdapat 12 dari 15 aksi (80 persen) telah
dikomitmenkan di Pilar 2 dan 12 dari 14 aksi (79 persen) telah
dikomitmenkan di Pilar 3 dengan total keterlibatan kementerian/lembaga
mencapai 36 dari 44 kementerian/lembaga.