Pesan Damai Dari Solo Untuk Indonesia

Solo – Para peserta dialog pencegahan paham radikal terorisme dan ISIS telah mulai memenuhi ruangan tempat berlangsungnya kegiatan. Antusiasme peserta disambut dengan lantunan Hadroh dari Group Al – Ikhlas MTSN 2 Surakarta, melantunkan pujian – pujian bagi Nabi Muhammad sang pembawa pesan perdamaian dari Allah SWT menambah kesejukan bagi peserta yang hadir.

Kegiatan dialog Pencegahan paham Radikal terorisme dan ISIS diselenggrakan berkat kerjasama BNPT, IPIM dan FKDMI, pelibatan berbagai unsur kelompok masyarakat dan stakeholder menjadi penting dalam upaya memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat luas terkait teroris yang selalu mengatasnamakan agama dalam setiap tindakannya.

Upaya penyampaian paham yang benar melalui Imam Masjid dan Da’I Muda dilihat sebagai stategi yang baik, karena Imam Masjid dan Da’I bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam keseharian, pendidikan agama yang baik dan benar juga akan didapatkan jika nilai – nilai cinta kasih terhadap sesama disampaikan melalui juru Da’wah yang baik, sehingga masyarakat dapat terhindarkan dari virus pemahaman tidak baik yang selalu menganggap kelompok lain salah dan menganggap kelompoknya yang paling benar sehingga wajib hukumnya diikuti.

Kegiatan ini akan di buka oleh Kepala BNPT Irjend Pol. Tito Karnavian, Phd. pada pukul 09.00 (31/03/2016)selanjutnya beliau menyampaikan pesan dan pandangannya terkait gejala radikalisme yang telah banyak berkembang di masyarakat. Tidak ketinggalan beberapa pembicara penting seperti KH. Hasyim Muzadi, KH. Ali Ya’kub, Abdurrahman Ayyub dan pembicara lainnya juga turut akan memberikan sumbangsih pemikiran sehingga Imam Masjid dan Da’I Muda terdapat kesepahaman terkait pencegahan paham radikal terorisme dan ISIS.