Peringati HUT ke-141, Tri Dharma Pekong Sanggau Pertegas Peran Rawat Keberagaman Budaya

SANGGAU — Yayasan Tri Dharma Pekong Sanggau menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-141 di Jalan Kartini, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Minggu (19/7/2026). Perayaan lembaga keagamaan dan budaya yang usianya lebih dari satu abad ini dihadiri langsung oleh pimpinan daerah, aparat penegak hukum, serta tokoh lintas agama guna memperkokoh toleransi dan persatuan bangsa.

“Perjalanan 141 tahun Kelenteng Tri Dharma Pekong Sanggau merupakan bagian dari sejarah masyarakat Sanggau. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan sebuah lembaga keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan,” ujar Kapolres Sanggau, AKBP Sudarsono, yang turut hadir dalam perayaan tersebut, dilansir dari laporan Diskominfo Sanggau, Senin (20/7/2026).

Berdasarkan laporan Diskominfo Sanggau, Tri Dharma Pekong memiliki rekam jejak historis yang panjang dan telah berevolusi menjadi ruang sosial yang merekatkan hubungan antarmasyarakat dari berbagai latar belakang. Perayaan tonggak sejarah ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Anggota Komisi IV DPR RI Paolus Hadi, Ketua Yayasan Tri Dharma Pekong Sanggau Liau Djun Khiong, tokoh adat Tionghoa, hingga perwakilan TNI dan Polri.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, berharap momentum usia ke-141 tahun ini semakin memperkuat nilai kebajikan dan pengabdian yayasan kepada masyarakat luas. Ia menilai keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Sanggau adalah kekuatan fondasi yang harus terus dirawat guna mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib sejak pukul 15.00 WIB itu dihelat sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Tri Dharma Pekong. Kehadiran lintas tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan pimpinan daerah di lokasi acara menjadi cerminan kuatnya semangat persatuan dalam keberagaman yang terus hidup dan dilestarikan di Sanggau.