Pasukan Filipina Tewaskan 9 Milisi Pro-ISIS, Termasuk 2 Terkait Pengeboman di Misa Katolik

Manila – Pasukan Filipina telah membunuh sembilan ekstremis anggota dari kelompok pro Islamic State (ISIS) di wilayah selatan negara, lapor pihak militer pada Sabtu, 27 Januari 2024. Dari kesembilan ekstremis, dua di antaranya terlibat dalam ledakan mematikan di sebuah misa Katolik Roma di kota Marawi di bulan Desember.
 
Empat tentara terluka dalam operasi kontra-terorisme pada 25 dan 26 Januari di provinsi Lanao del Sur, kata militer Filipina dalam sebuah pernyataan terbaru. Keempatnya berada dalam kondisi stabil. 
 
Dikutip dari The Straits Times, militer Filipina mengatakan bahwa mereka yang tewas merupakan anggota Daulah Islamiah, sebuah kelompok yang memiliki keterkaitan dengan ISIS di Irak dan Suriah. Kelompok tersebut pernah menguasai Marawi di tahun 2017, dan bertahan di sana dari gempuran serangan darat dan udara Filipina selama lebih kurang lima bulan. 
 
Dari kesembilan ekstremis yang tewas, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengeboman pada tanggal 3 Desember di sebuah gimnasium universitas di Marawi yang menewaskan setidaknya empat orang dan membuat 50 lainnya terluka.
 
“Ketepatan dan dedikasi tak tergoyahkan dalam operasi ini memberikan keadilan yang cepat dan tegas bagi para korban serangan keji ini,” kata Panglima Militer Filipina Jenderal Romeo Brawner.
 
“Operasi ini memberikan preseden jelas: AFP (Angkatan Bersenjata Filipina) tidak akan menoleransi mereka yang membahayakan nyawa dan kesejahteraan rakyat kami,” tegasnya.