Pakistan Tangkap Teman Dekat Pendiri Al-Qaeda Osama bin Laden

Jakarta – Pasukan anti-terorisme Pakistan telah menangkap Amin Ul-Haq,
sosok yang dikenal sebagai teman dekat pendiri al-Qaeda Osama bin
Laden.

Penangkapan berlangsung di Gujrat, wilayah Provinsi Punjab, pada hari
Jumat lalu. Amin Ul-Haq ditangkap atas tuduhan merencanakan kegiatan
sabotase dan berusaha menargetkan instalasi penting di negara
tersebut.

“Penangkapan Amin Ul-Haq merupakan kemenangan besar dalam upaya yang
sedang berlangsung untuk memerangi terorisme di Pakistan dan di
seluruh dunia,” kata Departemen Kontra-Terorisme Punjab dalam sebuah
pernyataan, seperti dikutip New Arab, Minggu (21/7/2024)

Dia terdaftar oleh Amerika Serikat, Uni Eropa dan PBB sebagai rekan
al-Qaeda dan Osama bin Laden, kata Kepala Departemen Kontra-Terorisme
Punjab Usman Akram Gonadal dalam konferensi pers.

“Dia muncul kembali setelah penarikan pasukan NATO (dari Afghanistan).
Dia mengunjungi Afghanistan pada bulan Agustus dan memulai upayanya
untuk mengatur ulang al-Qaeda,” paparnya.

Pasukan AS yang didukung NATO menggulingkan rezim pertama Taliban pada
tahun 2001 karena menolak menyerahkan para militan al-Qaeda yang
menjadi dalang serangan 9/11, termasuk Osama bin Laden.

Osama bin Laden kemudian ditemukan tinggal di Pakistan dan ditembak
mati dalam operasi malam hari pasukan khusus Navy SEAL AS pada tahun
2011.

Taliban mengambil kembali kekuasaan di Afghanistan pada tahun 2021,
mengusir pemerintah yang didukung asing setelah dua dekade berperang
melawan pasukan AS dan NATO.

Serangan kelompok militan sejak itu meningkat di sepanjang perbatasan
Pakistan, dan Islamabad menuduh penguasa Kabul gagal membasmi
kelompok-kelompok yang berlindung di wilayah Afghanistan sembari
mempersiapkan serangan terhadap Pakistan.

Pemerintah Taliban menegaskan tidak akan mengizinkan kelompok militan
asing beroperasi dari Afghanistan, tetapi hubungan Islamabad-Kabul
memburuk karena masalah ini.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah mengumumkan kampanye
militer baru untuk mengendalikan kekerasan.