Natal Penuh Lancar dan Damai, Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama
di Bima Dipuji

BIMA – Pendeta Frans Plaimo S. Th memuji toleransi dan harmonisasi
umat beragama di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Pasalnya, saat
menjalakan ibadah dan perayaan merasa aman dan tentram ditengah-tengah
kehidupan bermasyarakat. Hal itu disampaikan usai mengikuti ibadah dan
perayaan Natal di Gereja Pantekosta (GP) di Narwastu Bima, (Senin
25/12/2023).

“Masyarakat Bima luar biasa, saya sudah 27 tahun di Bima. Toleransi
luar biasa di Bima ini saya bisa rasakan itu,” aku Frans.

Sisi lain, ia juga mengapresiasi TNI/Polri yang senantiasa memberikan
kemanan dan kenyamanan selama ibadah natal.

“TNI/Polri datang tadi malam memberikan rasa aman kepada kami,” tambahnya.

Melalui Natal ini, Frans berpesan untuk menegakkan perdamain dan kasih
sayang. Terlebih akhir-akhir ini banyak terjadi konflik.

“Pesan Natal kami damai di bumi, kita perlu damai,” pesannya.

Memang diakui sering terjadi perselisihan dan berbeda paham antar
masyarakat untuk itu individu masing-masing diharapkan tetap menjaga
perdamaian.

“Damai itu kita sampaikan supaya semua orang merasakan kedamaian,” harapnya.

Frans juga berharap dalam Pemilu 2024 dijalankan dengan penuh
kedamaian meskipun berbeda pilihan politik. Sebab perbedaan suatu
keniscayaan.

“Dalam keluarga aja kadang beda tapi bagaimana kita menyikapi dengan
cara memahami dengan pilihannya. Supaya kita menyukses pemilu ini
dengan aman dan damai,” pungkasnya.