Mogadishu – Komando Amerika Serikat untuk Afrika (AFRICOM) kembali melancarkan operasi militer strategis di wilayah Somalia. Dalam rilis resminya, AFRICOM mengonfirmasi telah melakukan serangkaian serangan udara yang menargetkan kelompok militan Al-Shabaab pada 25-26 Januari 2026.
Operasi ini dilakukan atas permintaan dan koordinasi penuh dengan Pemerintah Federal Somalia. Serangan tersebut difokuskan di sekitar wilayah Godane, yang terletak kurang lebih 58 kilometer di sebelah timur laut ibu kota Mogadishu.
“AFRICOM, bersama dengan Pemerintah Federal Somalia dan Tentara Nasional Somalia, terus mengambil tindakan tegas untuk mendegradasi kemampuan Al-Shabaab yang mengancam pasukan kami dan warga negara di luar negeri,” tulis pernyataan resmi AFRICOM yang dikutip pada Selasa (27/01/2026).
Pihak militer AS menyatakan bahwa serangan ini merupakan langkah pertahanan kolektif (collective self-defense) untuk menekan pergerakan kelompok ekstremis tersebut. Kendati demikian, demi alasan keamanan operasi yang berkelanjutan, AFRICOM belum merilis rincian spesifik mengenai unit yang terlibat maupun jumlah pasti korban dari pihak militan dalam serangan di Godane ini.
Langkah AS ini menambah daftar panjang operasi kontraterorisme AS di awal tahun 2026, yang menegaskan komitmen berkelanjutan Washington dalam mendukung stabilitas keamanan di Afrika.Al-Shabaab, atau secara resmi dikenal sebagai Harakat al-Shabaab al-Mujahideen, adalah kelompok militan yang berbasis di Afrika Timur, yang berafiliasi dengan jaringan Al-Qaeda. Kelompok ini memiliki tujuan utama menggulingkan Pemerintah Somalia.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!