Sendawar – Menyambut bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Seruan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, sebagai upaya menciptakan suasana ibadah yang tenang dan penuh kekhusyukan.
Nanang menegaskan bahwa stabilitas daerah tidak semata menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif selama Ramadan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan. Mari kita ciptakan suasana yang damai agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan penuh keberkahan,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Ia menilai, suasana yang tertib bukan hanya mendukung umat Muslim dalam menjalankan puasa, tetapi juga memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Karena itu, nilai toleransi dan saling menghormati antarumat beragama harus terus dirawat.
Menurut Nanang, keberagaman suku dan agama di Kutai Barat merupakan kekuatan yang perlu dijaga bersama. Ramadan, kata dia, menjadi momentum tepat untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat rasa persaudaraan lintas latar belakang.
“Kutai Barat hidup dalam keberagaman. Nilai toleransi harus terus kita rawat. Momentum Ramadan ini hendaknya menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di antara kita semua,” tambahnya.
Ia berharap semangat menjaga keamanan dan kebersamaan tidak hanya hadir selama Ramadan, tetapi juga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan komitmen kolektif, pemerintah optimistis Kutai Barat akan tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai persatuan.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!