Annual Malang International Peace Conference (AMIPEC) 2015

Malang Jadi Tuan Rumah Konferensi Perdamaian Internasional

Metrotvnews.com, Malang: Kabupaten Malang, Jawa Timur, dianggap memiliki kearifan lokal sehingga berbagai agama dan aliran tumbuh berkembang di wilayah tersebut. Lantaran itu, Malang menggelar Konferensi Perdamaian Internasional atau Annual Malang International Peace Conference (AMIPEC) 2015.

“Selama ini Malang merupakan daerah yang harmoni, enggak ada masalah,” kata Ketua Panitia AMIPEC 2015, Hasan Abadi, di sela-sela acara yang berlokasi di Universitas Raden Rahmat (Unira) Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (6/9/2015).

Meski demikian, Hasan menilai Malang berpotensi menjadi daerah konflik baru. Itu bisa terjadi bila kesalahan persepsi tentang toleransi terjadi di Malang.

“Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) juga pernah konferensi di Malang , ISIS pernah bai’at di Malang. Jika ada kesalahan persepsi toleransi akan terjadi konflik,” tambah Hasan.

Konferensi internasional itu bertujuan membangun perdamaian dunia. Bupati Malang Rendra Kresna hadir dalam acara tersebut. Sejumlah tokoh hadir sebagai pembicara seperti Chong Ming Hwee asal Singapura dan Joels S Kahn.

Beberapa peserta konferensi berasal dari Singapura, Australia, Nigeria, Senegal, Kenya, Tunisia, Portugal, Uzbekistan, Ukraina, dan Iran. Mereka berasal dari akademisi, lembaga swadaya masyarakat, mahasiswa, dan kelompok-masyarakat.

Harapannya melalui AMIPEC, Malang akan menjadi prototype perdamaian dunia dan disebarluaskan di kota-kota di seluruh dunia.¬†“Toleransi dan perdamaian mesti disinari terus menerus, tidak boleh dipadamkan,” tegas Hasan.
RRN