Pekanbaru — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Fakultas MIPA dan Kesehatan, Program Studi S1 Kebidanan, menggelar kegiatan sosialisasi bertema radikalisme bertajuk “Suara Kecil, Dampak Besar: Menolak Radikalisme” di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah, Pekanbaru, Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya paham radikalisme serta pentingnya menanamkan sikap toleransi, damai, dan cinta kebangsaan sejak dini. Sosialisasi tersebut berlangsung dengan pendampingan dosen pengampu, Yurita Zahara, S.IP., M.Si, yang berperan penting dalam memastikan materi yang disampaikan bersifat akurat, edukatif, dan relevan dengan konteks sosial serta pendidikan saat ini.
Melalui pendampingan dosen, proses pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang kontekstual bagi mahasiswa. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat di luar lingkungan kampus.
Dalam pemaparannya, mahasiswa UMRI menjelaskan pengertian radikalisme dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh para siswa. Materi yang disampaikan mencakup contoh sikap radikal dalam kehidupan sehari-hari, faktor-faktor yang memicu munculnya paham radikalisme, serta berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan, khususnya bagi generasi muda.
Mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran paham radikalisme melalui media sosial. Para siswa diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, mampu berpikir kritis sebelum bertindak, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak terpengaruh oleh ajakan atau konten negatif.
Selain itu, mahasiswa menekankan pentingnya menanamkan sikap-sikap positif seperti saling menghormati, mendengarkan pendapat orang lain, menyelesaikan permasalahan secara damai, serta menebarkan kasih sayang dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut dipandang sebagai langkah preventif untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara komunikatif dan interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif. Metode tersebut membuat para siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Pihak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau dalam memberikan edukasi kepada para siswa. Melalui kegiatan bertema “Suara Kecil, Dampak Besar: Menolak Radikalisme” ini, diharapkan siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya radikalisme serta mampu menerapkan sikap toleransi dan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda yang cinta damai, menjunjung persatuan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!