Beranda / Berita / Kegiatan / Bersama Generasi Muda / Latih Siswa dengan Jurnalisme Damai, Duta Damai Bandung Gandeng Pesantren PERSIS

Latih Siswa dengan Jurnalisme Damai, Duta Damai Bandung Gandeng Pesantren PERSIS

Tasikmalaya-Duta Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional Jawa Barat terus aktif melibatkan anak muda untuk berperanserta dalam kampanye damai di dunia maya. Peran ini dibutuhkan untuk menangkal berbagai penyebaran konten radikalisme dan terorisme, hatespeech dan penyebaran hoax yang kini marak di dunia maya dengan anak muda sebagai target dan sasaran propaganda.

Kali ini Duta Damai yang dibentuk tahun 2017 ini menggandeng Pesantren Persis dengan kegiatan bernama Jurnalis Damai di Sekolah(JDS) (5/5/2018). Kegiatan ini melibatkan 5 pesantren se Jawa Barat dengan jumlah peserta 150 santri yang dilatih untuk menyebarkan berita berita damai di dunia maya dan menangkal paham radikal terorisme.

Hadir pada acara tersebut perwakilan BNPT Eri Suprayitno, SE Kasi Literasi Subdit Kontra Propaganda. Dalam sambutannya Ia memuji dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Duta Damai Jawa Barat dan mengharapkan agar kegiatan ini terus dilanjutkan ke beberapa daerah mengingat fenomena hoax dan radikalisme terorisme terus berkembang yang terus mengancam stabilitas keamanan Indonesia.

Lebih lanjut Eri juga mengharapkan agar peserta yang telah mendapat pembekalan dari Duta Damai Jawa Barat ini nantinya juga aktif dan bersinergi dengan duta damai untuk melawah hoax dan penyebaran radikalisme terorisme di dunia maya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Persis mengatakan bahwa pihaknya sangat berbahagia melihat kegiatan yang diselenggarakan anak anak muda saat ini melibatkan siswa siswi Persis untuk bersama sama memerangi radikalisme terorisme di dunia maya yang mengancam kesatuan dan persatuan kita bangsa Indonesia. Pihaknya menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar ke depan lebih intensif lagi sehingga peran anak anak muda dalam membersihkan dunia maya dapat lebih efektif mengingat banyak konten yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Selain pimpinan pondok pesantren hadir pula perwakilan dari Pemda Jabar dan Perwakilan Pengurus Pusat Persis.
Dalam kesempatan tersebut Pengurus Pusat Persis menegaskan bahwa persis siap dan akan selalu bersedia bekerjasama dengan BNPT dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme yang telah mendistorsi agama untuk tujuan tertentu. Agama, menurutnya, khususnya Islam justru menjadi rahmat bagi semua alam semesta bukan menjadi malapetaka bagi manusia.

Demikian pula Perwakilan Pemprov Jabar yang turut mengapresiasi kegiatan JDS ini dan menghimbau Duta Damai Jabar dan BNPT agar kegiatan ini dilakukan di beberapa daerah di Jabar.

Tentang PMD

Admin situs ini adalah para reporter internal yang tergabung di dalam Pusat Media Damai BNPT (PMD). Seluruh artikel yang terdapat di situs ini dikelola dan dikembangkan oleh PMD.

Baca Juga

BNPT: Agama Mengajarkan Kedamaian, Bukan Membenci

Ternate – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta guru agama dari tingkat PAUD hingga SMP …