Sedikitnya empat orang personel pasukan keamanan internal Suriah dilaporkan tewas akibat serangan bersenjata yang dilancarkan oleh kelompok ekstremis Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di pos pemeriksaan wilayah utara Kota Raqqa, Suriah, pada Senin, 22 Februari 2025. Serangan mematikan ini merupakan aksi teror kedua dalam kurun waktu dua hari berturut-turut yang secara spesifik menargetkan aparat keamanan di bekas Ibukota ISIS.
Melansir pemberitaan dari The National, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengonfirmasi bahwa selain empat anggotanya yang gugur, pasukan pemerintah juga berhasil menewaskan satu orang pelaku penyerangan di lokasi kejadian.
Eskalasi ini dipicu setelah kelompok ekstremis tersebut secara resmi mendeklarasikan kampanye “perang baru” (new phase) untuk melawan pemerintahan Presiden Ahmad Al Shara, yang mereka anggap tidak sah karena berkoloni dengan Turki dan Amerika. Melalui rekaman juru bicara ISIS Abu Hudhayfah Al Ansari, ia menyebut Al Shara sebagai penguasa zalim yang tidak akan lebih baik dari mantan diktator Bashar al Assad.
Saat ini, aparat kepolisian dan militer Suriah dilaporkan tengah melakukan penyisiran intensif (combing the area) di sekitar Raqqa untuk memburu anggota sel teroris lainnya.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!