Kreator Konten Diharapkan Perkuat Nilai Pancasila Dalam Kontennya

Malang – Kreator konten diharapkan bisa memperkuat nilai Pancasila
dalam konten-konten yang dibuat. Harapan itu dikemukakan oleh
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso, ST, MT, pada
acara Penguatan Content Creator Wilayah Jawa Timur bertajuk ”FYP (FOR
YOUR PANCASILA)” yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi
Pancasila (BPIP) di DOME UMM, Malang, Selasa (7/5/2024). Sekda
mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sangat mengapresiasi
penyelenggaraan kegiatan.

Erik menyebutkan, perkembangan penyebaran informasi di era digital
saat ini telah memberikan perubahan yang sangat besar dalam berbagai
aspek kehidupan. Sehingga, literasi digital yang baik dinilai penting
dimiliki oleh content creator dalam menyebarkan informasi termasuk
juga dengan publikasi Pancasila sebagai ideologi negara.

Menurutnya, para  content creator memiliki peran penting dalam
mempromosikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kontennya. Maka dari
itu, Erik juga berharap melalui kegiatan ini para konten kreator bisa
berperan lebih aktif dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam
setiap kontennya.

“Saya berharap nantinya content creator ini bisa menghasilkan
konten-konten yang dapat menyebarkan pesan positif, menggugah
kesadaran akan pentingnya memelihara persatuan, keadilan, demokrasi
dan kesetaraan dalam bingkai ideologi Pancasila,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Biro Fasilitasi Pimpinan, Hubungan Masyarakat dan
Administrasi Dr. Mahnan Marbawi, M.A menyebutkan kegiatan ini
diselenggarakan dengan tujuan menguatkan ideologi Pancasila kepada
anak-anak muda khususnya.

Maka dari itu BPIP selaku penyelenggara, berupaya untuk melakukan
pendekatan kekinian yang lebih akrab bagi dunia anak muda dalam
menyebarkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Salah satunya adalah
dengan membawa Ideologi Pancasila masuk ke dalam industri kreatif yang
saat ini sangat dekat dengan dunia anak muda.

“ideologi Pancasila yang doktrinal tersebut harus diubah persepsinya
sehingga dapat masuk ke mana-mana termasuk industri kreatif,” jelas
Mahnan.

Selain di Kota Malang, kegiatan workshop Penguatan content creator ini
juga diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dan ditutup dengan
acara puncak yaitu digelarnya jambore atau kopdar untuk para content
creator secara nasional pada bulan Agustus 2024 mendatang, yang
diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia.

“Saya berharap nanti ada wakil dari sini nih, dari Malang,” tukasnya.