Kondusivitas Ramadan Bukti Kuatnya Toleransi di Manokwari

Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat mengapresiasi masyarakat yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan. Kondisi yang kondusif di wilayah Manokwari dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.

Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, mengatakan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan ibadah puasa menunjukkan kuatnya nilai toleransi yang telah lama terbangun di Papua Barat.

Menurutnya, masyarakat di daerah ini telah terbiasa saling mendukung dalam berbagai momentum keagamaan. Tradisi kebersamaan itu terlihat saat perayaan Natal maupun selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan ibadah puasa. Suasana di Manokwari tetap aman dan ini menjadi modal penting bagi kita semua. Kita saling mendukung, baik saat Natal maupun puasa dan Lebaran, karena pada dasarnya kita semua bersaudara dan harus terus menjaga sikap saling memahami serta toleransi,” kata Ali Baham.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi atau konten di media sosial yang berpotensi memicu konflik, terutama yang berkaitan dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang terjadi di wilayah lain.

Menurutnya, setiap daerah memiliki kondisi sosial yang berbeda sehingga masyarakat Papua Barat diharapkan tetap menjaga kedamaian serta tidak terprovokasi oleh situasi di tempat lain.

“Kita sering melihat di televisi atau media sosial adanya konflik di belahan dunia lain. Jangan sampai hal-hal seperti itu mempengaruhi cara pandang kita. Kondisi mereka berbeda dengan kita. Mari kita berdoa agar semua persoalan di sana dapat diselesaikan dengan damai, karena hukum tertinggi dalam kehidupan adalah keselamatan,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap situasi yang aman dan harmonis tersebut dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman sekaligus memperkuat persaudaraan dan persatuan di Papua Barat.