Karnaval Budaya Nusantara Tampilkan Keberagaman di Indonesia di
Rakornas APEKSI XVII

Balikpapan – Karnaval Budaya Nusantara yang menjadi rangkaian dari
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI XVII dihelat di sepanjang Jalan
Ruhui Rahayu mengarah ke Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)
Dome Balikpapan, Rabu pekan lalu. Para perwakilan kota-kota tersebut
mengenkan berbagai kostum atau pakaian adat daerahnya dan menyajikan
kesenian daerahnya.

Karnaval Budaya Nusantara ini menjadi ajang penampilan budaya dan
fashion kreatif khas masing-masing kota. Diikuti oleh 6.500 peserta
dari 65 kota di Indonesia. Balikpapan menjadi kota pertama yang
membuka karnaval dan menampilkan sejumlah tarian dan fashion show
kostum. Di antaranya Mahligai, Hudoq, dan Gantar.

Selanjutnya adalah penampilan dari Pangkalpinang yang menampilkan
pakaian adat daerahnya. Sementara Kota Malang tak hanya menampilkan
pakaian adat dan fashion show kostum-kostum tapi juga tari-tarian.
Pontianak menjadi kota yang tampil selanjutnya. Mereka membawa replika
Tugu Khatulistiwa yang dibanggakan kota di Kalimantan Barat tersebut.

Kota-kota selanjutnya juga menampilkan ciri khas kotanya masing-masing
dengan tidak kalah hebohnya. Bahkan masyarakat Balikpapan juga
terlihat antusias menyaksikan penampilan dari kota-kota tersebut.
Karnaval budaya kali ini mengangkat tema “Merajut Keberagaman Budaya
mendukung IKN”.

Yang artinya APEKSI secara solid mendukung pembangunan IKN. Ini
ditunjukkan dengan sukacita kemeriahan karnaval dari berbagai daerah
yang hadir di Balikpapan.

Pada kesempatan tersebut warga juga menyambut kedatangan wakil
presiden RI terpilih, yang kini masih menjabat sebagai Wali Kota
Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.

Balikpapan sendiri menurunkan lebih dari 400 orang peserta. Mengusung
tema menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN). Wali Kota Balikpapan Rahmad
Mas’ud, sebelum karnaval dimulai juga menyapa para tamu undangan dan
masyarakat Balikpapan.

Karnaval Budaya Nusantara, menurutnya sudah menjadi event yang selalu
ditunggu-tunggu pada gelaran Rakernas APEKSI dari tahun ke tahun.
“Tentunya melalui kegiatan ini kita berkesempatan menampilkan dan
menyaksikan bersama, betapa kayanya Indonesia terhadap kesenian
tradisional yang dikemas secara kreatif,” ungkapnya.

Ia memberikan apresiasi kepada delegasi kota-kota yang telah
mempersiapkan diri untuk ambil bagian dari gelaran Karnaval Budaya
Nusantara di Jalan Ruhui Rahayu ini.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
mengatakan, karnaval budaya mengingatkan bahwa Indonesia terdiri dari
berbagai macam budaya dan kesenian. Ini menunjukkan, ketika berbeda
tetap ada kekuatan besar kekeluargaan. Kegiatan ini merepresentasikan
perbedaan yang ada dalam kesatuan.

“Meskipun berbeda-beda, tapi ketika kita bernegara maka satu tujuan
kita. Yaitu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan warga kota di
negara tercinta ini. Kita malam ini akan lihat berbagai kota yang
hadir dan bersemangat,” tuturnya.

Dirinya juga meyakini, hadirnya para delegasi kota-kota se-Indonesia
di Balikpapan ini membuktikan berkah yang ada di Balikpapan maupun
tanah Ibu Kota Nusantara (IKN). Usai menyampaikan sambutannya, Eri
juga berkesempatan membuka Karnaval Budaya Nusantara.