Kamp Al-Hol Jebol, ISIS Kembali Beraksi Serang Prajurit Militer Suriah

DAMASKUS – Kelompok ekstremis Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan kembali melancarkan serangkaian serangan mematikan terhadap militer Suriah, di Al-Mayadin,  Raqqa pada 21 Februari, 2026. Dilansir dari Kementerian Pertahanan Suriah, serangan tersebut menewaskan dua orang, termasuk satu anggota militer. 

Eskalasi teror ini meletus setelah bubar dan jebolnya sejumlah fasilitas penahanan berskala besar, termasuk Kamp Al-Hol. Melansir pemberitaan dari CNBC Indonesia, laporan terbaru dari intelijen Amerika Serikat (AS) membunyikan alarm darurat global pasca-penutupan kamp-kamp penahanan di Suriah yang diwarnai kekacauan parah. 

Intelijen AS mengungkap fakta mencengangkan bahwa ketiadaan koordinasi saat pemerintah Suriah mengambil alih fasilitas penahanan telah membuat sekitar 20.000 orang yang terafiliasi dengan ISIS lolos dan kini menyebar tak terlacak di berbagai wilayah Suriah.

Rentetan peristiwa mematikan ini memvalidasi kekhawatiran dunia internasional bahwa jebolnya Kamp Al-Hol bukan sekadar krisis manajemen tahanan, melainkan bom waktu yang kini memfasilitasi kebangkitan gelombang teror baru di kawasan Timur Tengah.