Jaga Kebinekaan, Gubernur Papua Selatan Ajak Paguyuban dan Ormas Perkuat Persatuan

Merauke — Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengajak seluruh paguyuban, ikatan kerukunan, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menjaga kebinekaan, persatuan, dan tali silaturahmi. Menurutnya, kerukunan antar-elemen masyarakat menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Apolo saat menghadiri pelantikan pengurus DPW Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) Papua Selatan di Hotel Halogen, Merauke, Minggu (13/9/2026).

Dalam sambutannya, Apolo menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan seluruh pengurus DPW ASLI yang baru dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Papua Selatan, kami mengucapkan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan kepada ketua dan seluruh pengurus untuk mengabdi, berpartisipasi, dan berkontribusi,” ujar Apolo.

Apolo menilai keberadaan paguyuban dan organisasi kerukunan memiliki peran strategis dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Hal tersebut semakin penting mengingat masyarakat Papua Selatan memiliki latar belakang budaya dan etnis yang sangat beragam.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga hubungan baik yang telah diwariskan oleh para leluhur dan senior.

“Kita jaga kebersamaan, kita jaga persatuan, tali silaturahmi yang sudah dibentuk, dibina, dan dibangun oleh para leluhur kita, para senior kita, orang tua kita,” katanya.

Menurut Apolo, perbedaan budaya dan etnis tidak seharusnya menjadi sumber pertentangan. Keberagaman justru merupakan kekayaan yang perlu dihormati, dirawat, dan dijadikan kekuatan dalam membangun kehidupan bersama.

Gubernur berharap paguyuban dan organisasi kemasyarakatan tidak hanya berhenti sebagai wadah untuk mempererat hubungan internal anggotanya, tetapi juga mampu mengambil bagian aktif dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan.

“Mari kita sama-sama jaga anugerah yang Tuhan karuniakan kepada kita, kebinekaan. Kebinekaan budaya, kebinekaan etnis dan keanekaragaman yang lain adalah keindahan yang Tuhan karuniakan kepada kita. Kita jaga, kita pelihara, dan kita bangun negeri kita bersama-sama,” tegas Apolo.

Ia menilai semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi fondasi penting untuk menciptakan Papua Selatan yang harmonis, aman, dan mampu berkembang melalui partisipasi seluruh elemen masyarakat.