Harmoni Toleransi di Taman Wisata Iman di Kabupaten Dairi

Jakarta –  Harmoni toleransi begitu indah tergambar di Taman Wisata
Iman (TWI) di Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut). di
taman ini, harmoni enam agama resmi di Indonesia menjadi destinasi
wisata yang unik dan menjadi gambaran kecil kehidupan beragama di
Indonesia yang indah. Taman ini dibangun di area perbukitan dengan
luas 13 hektar.

Taman ini menawarkan pengalaman ziarah iman yang kaya dengan berbagai
tempat peribadatan dan miniatur bangunan bersejarah. Bangunan tersebut
dibangun dengan tujuan mengenang peristiwa penting bagi tiap agama.
Sekolah hingga komunitas keagamaan juga kerap menjadikan TWI sebagai
sarana edukasi dan mengajarkan toleransi.

TWI ini menyajikan wisata yang menggabungkan konsep wisata religi
dengan wisata alam. Taman ini dipenuhi berbagai jenis tumbuhan yang
didominasi dengan pohon pinus tinggi dan rindang beserta rerumputan di
sekitarnya. Sehingga tak jarang keluarga dan komunitas yang berkunjung
melakukan piknik atau makan bersama di rerumputan yang nyaman.

Dengan suhu udara yang sejuk sekitar 22 derajat celsius, menjadikan
taman ini asri dan suasananya tenang yang juga mendukung kekhusyukan
kegiatan peziarahan iman. Di sepanjang Taman Wisata Iman juga terdapat
jembatan yang menggabungkan bangunan maupun patung satu sama lainnya.

Seperti menuju Gua Maria, pengunjung harus melakukan pendakian
terlebih dahulu melewati aliran arus sungai Lae Pandaroh. Di aliran
sungai di bawah jembatan terdapat bebatuan dan patung Yohanes
Pembaptis berserta dinding-dinding doa Kristiani.

Taman Wisata Iman ini juga menyediakan tempat untuk menginap. Uniknya
adalah tempat menginap itu adalah badan ular yang dibangun melingkar
besar mengelilingi sebagian besar kawasan taman.

Tak hanya hotel, di sana juga ada beberapa aula atau ballroom yang
memiliki daya tampung hingga 200 orang. Aula tersebut digunakan untuk
penyelenggaraan berbagai acara mulai dari pernikahan, pesta, ibadah
bersama maupun berbagai kegiatan kelompok lainnya.

Wisatawan juga dapat menjumpai cenderamata di dalam kawasan TWI.
Beberapa pedagang suvenir memasarkan oleh-oleh di area taman, seperti
kacamata, topi, selendang, kaos dan sebagainya. Terdapat pula beberapa
kuliner juga yang mendukung perjalanan wisata yang dikelola oleh UMKM
lokal.

Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, TWI juga menambahkan area
bermain anak. Area ini dapat berisi permainan seperti ayunan,
perosotan, dan taman bermain lainnya. Dengan adanya area bermain anak,
keluarga yang berkunjung dapat lebih nyaman dan anak-anak dapat
bermain sambil belajar tentang nilai-nilai keagamaan.

Area kawasan taman ini juga dilengkapi dengan satu bangunan pos
pengamanan sebagai tempat pengawasan serta mengontrol keamanan
wisatawan.