Harmoni Ramadan di Gianyar, Pemkab Rangkul Umat dalam Buka Puasa Bersama

Gianyar – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Taman Maheswara, kompleks Kantor Bupati Gianyar, Bali, saat Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar buka puasa bersama pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini bukan sekadar agenda berbuka, tetapi juga menjadi simbol kuatnya harmoni antarumat beragama di Pulau Dewata.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun bersama jajaran pimpinan lintas sektor. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, unsur Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia, Baznas, serta perwakilan masyarakat Muslim di Gianyar.

Dalam kesempatan itu, Wabup Agung Mayun menekankan bahwa Ramadan bukan hanya momen ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti buka puasa bersama dan Safari Ramadan dapat menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antarkomunitas, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Ia menilai harmoni yang terjaga di Gianyar selama ini merupakan hasil dari kesadaran bersama masyarakat yang menjunjung tinggi nilai saling menghormati dalam kehidupan beragama.

“Persatuan dan gotong royong masyarakat adalah kekuatan utama Kabupaten Gianyar,” ujar Agung Mayun.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta mampu menjaga identitas budaya sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Muslim di Gianyar, seraya berharap ibadah Ramadan berjalan lancar hingga tiba hari kemenangan.

Pesan serupa disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali I Gusti Made Sunartha. Ia menilai ibadah puasa tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga menjadi sarana melatih pengendalian diri dan memperkuat empati sosial.

Sunartha menambahkan, Ramadan tahun ini terasa istimewa karena waktunya berdekatan dengan perayaan Nyepi dan Imlek. Situasi ini menurutnya menjadi gambaran nyata bagaimana masyarakat Indonesia mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Kedekatan berbagai hari besar keagamaan ini menunjukkan indahnya kerukunan yang kita miliki,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi lintas agama, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan paket sembako kepada sejumlah warga Muslim yang membutuhkan di Kabupaten Gianyar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap nilai toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi kuat dalam menjaga kerukunan masyarakat.