Palu – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat hubungan dengan masyarakat lintas agama melalui kegiatan persembahyangan bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Saraswati. Kegiatan yang digelar di Pura Giri Bhayangkara Polda Sulteng, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Palu, Sabtu (31/10/2026), diikuti tokoh agama Hindu dan masyarakat sekitar.
Persembahyangan tersebut dipimpin Koordinator Rohaniawan Hindu KOMPOL I Gusti Putu Suryanta. Selain menjadi sarana umat Hindu menjalankan ibadah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat.
Melalui pendekatan keagamaan, Polda Sulteng berupaya memperkuat hubungan harmonis dengan berbagai kelompok masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah menjaga kerukunan antarumat beragama dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diajak untuk terus menjaga persatuan dan toleransi. Sejumlah pesan sosial turut disampaikan, mulai dari perlindungan generasi muda dari bahaya narkoba dan minuman keras, pencegahan tawuran, hingga ajakan menjauhi perilaku menyimpang.
Masyarakat juga diingatkan agar tertib berlalu lintas dan bijak menggunakan media sosial. Salah satunya dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sehingga tidak memicu kesalahpahaman maupun persoalan di tengah masyarakat.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Achmad Muhaimin mengatakan, kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat lintas agama.
Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat perlu terus dirawat melalui kegiatan keagamaan maupun sosial yang dilakukan secara berkelanjutan.
Polda Sulteng berharap sinergi tersebut dapat memperkuat semangat toleransi, menjaga persatuan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, Polda Sulteng berupaya mewujudkan situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!