Sentani – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura memanfaatkan momentum halalbihalal sebagai sarana memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan nilai moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat kebersamaan serta menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura Steven Wonmali mengatakan setiap pertemuan lintas elemen masyarakat penting untuk menyampaikan pesan moderasi beragama sebagai fondasi perdamaian.
“Moderasi itu adalah peran yang harus ada dalam diri kita terutama di tengah keberagaman. Dengan moderasi kami bisa mewujudkan kerukunan,” ujarnya di Sentani, Jumat.
Ia menegaskan sikap saling menghormati dan memahami perbedaan menjadi kunci menjaga keharmonisan masyarakat. Karena itu, pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan terus merawat nilai toleransi agar kehidupan sosial tetap aman dan penuh kepercayaan.
“Sehingga kami berharap pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat terus menjaga nilai-nilai tersebut agar kehidupan sosial tetap harmonis, aman, dan penuh rasa saling percaya,” katanya.
Wakil Bupati Jayapura Haris Yocku menilai halalbihalal tidak sekadar tradisi silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan. Menurutnya, Kabupaten Jayapura merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat.
“Kabupaten Jayapura adalah rumah bersama sehingga semua mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya agar tetap baik,” ujarnya.
Ia menambahkan toleransi di tengah keberagaman menjadi faktor penting untuk mencegah konflik sosial sekaligus memperkuat persatuan. Dengan menjaga kebersamaan, masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di Kabupaten Jayapura.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!