YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, pada Senin (2/3) di Jakarta. Haedar menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok teladan yang memiliki daya juang tinggi serta konsistensi yang luar biasa dalam menjaga integrasi dan kedaulatan bangsa Indonesia hingga akhir hayatnya.
Menurut Haedar, nilai-nilai kenegarawanan Try Sutrisno relevan untuk dijadikan kompas etis bagi generasi muda dalam menghadapi dinamika kebangsaan yang kian kompleks, mengingat dedikasi almarhum yang selalu menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan personal maupun golongan.
“Beliau adalah tokoh yang memiliki daya juang tinggi dalam hal kebangsaan dan kenegaraan,” ungkap Haedar seperti yang dikutip dari Suara Muhammadiyah (2/3).
Haedar Nashir mengungkapkan bahwa sosok yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) periode 2022-2027 ini mencerminkan karakteristik pemimpin yang memiliki kedalaman spiritual dan kematangan intelektual. Haedar menilai bahwa sikap rendah hati dan keterbukaan almarhum dalam berdialog merupakan manifestasi dari jiwa kebangsaan yang inklusif. Hal ini menjadi bukti otentik bahwa Try Sutrisno tidak hanya sekadar pejabat negara pada masanya, tetapi merupakan figur pengayom yang melintasi sekat-sekat perbedaan sosial.
Haedar berharap agar warisan pemikiran dan sikap kenegarawanan Try Sutrisno dapat diinstitusionalisasikan dalam perilaku politik dan sosial oleh para pemimpin masa kini demi keberlanjutan kemajuan NKRI.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!