Garuda Youth Camp Perkuat Ketahanan Generasi Muda dari Ancaman IRET

Jakarta – Upaya memperkuat ketahanan generasi muda dari ancaman intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) terus digencarkan melalui jalur edukasi. Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Garuda Youth Camp di Buperta Bumi Perkemahan Cibubur, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri bersama Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional ini diikuti sekitar 600 pelajar SMA dan SMK dari wilayah Jabodetabek. Tema “Pemuda Bersatu, Bangsa Kuat untuk Indonesia Emas 2045” diangkat untuk menanamkan kesadaran ideologis sejak dini.

Ketua Umum BISON Ginka Febriyanti Br Ginting turut hadir dan menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga persatuan bangsa.

Dalam sesi materi, Kombes Pol Moh. Dofir bersama Ipda Muhammad Audi Aqshal Afandi mengingatkan bahwa pola penyebaran paham radikal kini semakin menyasar anak dan remaja.

“Radikalisasi pada anak seringkali berawal dari hal yang dianggap sepele, seperti konsumsi konten digital tanpa pengawasan. Media sosial dan game online bisa menjadi pintu masuk jika tidak disikapi dengan bijak,” ujar Moh. Dofir.

Peserta juga diajak memahami berbagai studi kasus penyebaran paham radikal di kalangan pelajar, termasuk faktor pemicu keterpaparan di era digital.

Tidak hanya itu, Densus 88 mendorong pelajar untuk berperan aktif sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan mampu menyebarkan nilai toleransi, perdamaian, dan semangat kebangsaan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Kami berharap para pelajar ini bisa menjadi Duta Cegah yang menyebarkan nilai toleransi, perdamaian, dan semangat kebangsaan,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan respons positif dari peserta. Antusiasme terlihat dari diskusi aktif yang menunjukkan tingginya kepedulian pelajar terhadap isu radikalisme.

Melalui kegiatan ini, Densus 88 menegaskan pendekatan pencegahan sebagai langkah utama, dengan menempatkan pelajar sebagai garda depan dalam menjaga keutuhan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.