PURWOKERTO — Mencintai tanah air tidak sekadar bentuk manifestasi rasa nasionalisme, melainkan juga wujud nyata dari pengamalan nilai-nilai keimanan. Pesan kebangsaan tersebut disampaikan oleh Ustaz Drs. Daliman, M.Pd., dosen senior program studi Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Dalam pemaparannya, Ustaz Daliman menekankan bahwa semangat mencintai Indonesia tidak cukup hanya digaungkan lewat lisan. Nasionalisme berlandaskan iman harus diimplementasikan melalui perilaku sehari-hari, mulai dari menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati aturan yang berlaku, hingga peduli terhadap kelestarian lingkungan masyarakat sekitar.
“Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Karena itu, wujudnya bukan sekadar slogan, melainkan bagaimana kita menjaga persatuan, memelihara kerukunan, dan mengisi kemerdekaan dengan amal saleh serta karya yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujar Ust. Drs. Daliman, M.Pd., dilansir dari RRI.co.id., Selasa (4/8).
Menjelang peringatan Bulan Kemerdekaan, ia turut mengajak masyarakat untuk menjadikan momen tersebut sebagai pengingat guna memperkuat rasa syukur atas nikmat hidup di Indonesia. Ia menilai setiap warga negara mengemban tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa, sekaligus menularkan nilai-nilai kebangsaan yang sejalan dengan ajaran agama tersebut kepada generasi penerus.
Melalui pesan dakwah ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin terbuka bahwa kecintaan terhadap tanah air merupakan landasan utama dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang damai, rukun, dan membawa kebermanfaatan bagi sesama.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!