Buka Puasa Bersama di Jambi Jadi Ruang Merawat Toleransi dan Merangkul Semua Kalangan

Jambi – Pemerintah Kota Jambi memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Dinas Sosial Kota Jambi bersama warga binaan dari Detasemen Khusus 88 Antiteror serta penyandang disabilitas, Senin (9/3).

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan berbagai kelompok masyarakat. Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang inklusif dan saling menghargai di Kota Jambi.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman.

Menurutnya, masyarakat Kota Jambi harus terus menumbuhkan semangat persaudaraan serta menolak segala bentuk paham yang dapat merusak persatuan.

“Kita semua adalah saudara sebagai warga Kota Jambi. Tidak boleh ada radikalisme, intoleransi, maupun sikap rasis. Kita harus hidup berdampingan dengan saling menghargai perbedaan,” ujar Diza dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Kota Jambi, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi, tokoh masyarakat, serta berbagai undangan lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya menjadi agenda berbuka puasa bersama, tetapi juga sarana memperkuat rasa kepedulian sosial dan persaudaraan antarwarga.

Ia menilai Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk membangun kembali kesadaran kolektif bahwa masyarakat harus hidup berdampingan secara harmonis dalam keberagaman.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ikatan sebagai warga Kota Jambi yang toleran, inklusif, dan menolak segala bentuk radikalisme,” kata Yunita.

Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba membaca Al-Qur’an untuk penyandang disabilitas serta lomba kaligrafi yang sebelumnya diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Jambi.

Selain itu, Dinas Sosial turut memberikan bantuan tali asih kepada warga binaan Densus 88 sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan agar mereka dapat kembali berbaur dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang menekankan pentingnya menjaga nilai kemanusiaan, memperkuat persatuan, serta menjauhi paham yang dapat memecah belah kehidupan berbangsa.

Bagi Pemerintah Kota Jambi, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga dengan upaya memperkuat nilai sosial seperti toleransi, solidaritas, dan kebersamaan.

Diza pun mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mempererat hubungan antarwarga.

“Melalui Ramadan ini mari kita satukan hati, memperkuat persaudaraan, dan bersama-sama menjaga Kota Jambi tetap aman, damai, serta penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa yang diikuti seluruh peserta dalam suasana penuh kebersamaan.