Sumber : uniktapifakta.com

BNPT: Kaum Ibu adalah Benteng Dampak Buruk Perkembangan Informasi

Pontianak – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mulai secara intens melakukan pelibatan perempuan dalam pencegahan terorisme. Perempuan sebagai ibu diyakini memiliki kemampuan menjadi benteng atas dampak buruk perkembangan informasi.

“Pesatnya arus informasi yang terjadi saat ini secara tidak langsung membawa dampak dalam kehidupan kita, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara. Arus informasi tersebut secara tidak langsung juga membawa paham radikal terorisme,” kata Inspektur BNPT, Amrizal, saat membuka kegiatan Rembug Nasional Perempuan Pelopor Perdamaian di Pontianak, Kamis (16/3/2017).

Amrizal menyebut perempuan sebagai ibu sebagai bagian yang dapat secara langsung membentengi dampak buruk  arus globalisasi dan pesatnya informasi. “Diperlukan filter agar kemajuan informasi tidak memberikan pengaruh buruk. Di dalam keluarga, seorang ibu mampu menjadi filter atas kebebasan informasi bagi anak-anak dan anggota keluarga lainnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Amrizal juga menyampaikan pesan dari Kepala BNPT terkait pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan terorisme.

“Ada 2 faktor yang jadi penunjang keberhasilan penanggulangan terorisme. Pertama, sinergitas antara masyarakat dan aparat, dan kedua, penguatan nilai-nilai lokal untuk mencegah paham radikal,” ujar Amrizal.

Rembug Nasional Perempuan Pelopor Perdamaian adalah salah metode yang dilaksanakan di kegiatan Pelibatan Pemuda dan Perempuan dalam Pencegahan Terorisme. Satu metode lainnya adalah lomba video pendek bagi siswa SMA dan sederajat, yang diawali dengan pelaksanaan pelatihan pembuatan video. [shk]