Jakarta – Peringatan milestone sejarah perjuangan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan menjadi momentum vital dalam memperkuat benteng pertahanan ideologi bangsa dari ancaman paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Peringatan Milad ke-121 Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) menjadi momen bersejarah yang ditandai dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSII Jawa Barat di Jakarta. Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya menjadi wadah konsolidasi internal organisasi, melainkan juga peneguhan kembali semangat kebangsaan untuk merawat kerukunan umat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momentum pelantikan DPW PSII Jawa Barat di hari jadi ke-121 ini adalah pendorong utama bagi seluruh kader untuk terus berkontribusi nyata bagi bangsa. PSII berkomitmen untuk menjadikan dakwah keagamaan sebagai sarana menyejukkan yang merangkul keberagaman, membimbing umat agar terhindar dari pemahaman ekstremis, serta memperkuat solidaritas sosial masyarakat di seluruh Jawa Barat. Kegiatan pelantikan ini dilaksanakan pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Sejarah panjang perjalanan PSII selama lebih dari satu abad membuktikan bahwa pergerakan Islam di Indonesia senantiasa berjalan seiring dengan nilai-nilai nasionalisme dan toleransi. Dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks, konsolidasi organisasi di tingkat daerah dipandang sangat penting untuk membentengi masyarakat dari infiltrasi propaganda radikal yang kerap memanipulasi simbol-simbol keagamaan.
DPW PSII Jawa Barat menginstruksikan pada jajarannya yang baru saja dilantik untuk segera mengintensifkan koordinasi hingga ke tingkat cabang dan ranting. PSII harus hadir di tengah masyarakat melalui program nyata di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat agar tidak ada celah bagi masuknya ideologi intoleran yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Ketahanan masyarakat dari ancaman terorisme sangat ditentukan oleh keberadaan lembaga keagamaan yang konsisten menyebarkan nilai-nilai kedamaian, persatuan, dan keadilan sosial. Kepengurusan baru DPW PSII Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah kebangsaan tersebut secara utuh demi mewujudkan tatanan masyarakat yang harmonis.
Seluruh jajaran pengurus DPW PSII Jawa Barat merasa bersyukur dan siap mengemban amanah sejarah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Mereka berkomitmen untuk menjadikan PSII di Jawa Barat sebagai pelopor moderasi dan perekat silaturahmi antarumat beragama. Melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pendidikan karakter, DPW PSII Jawa Barat optimistis dapat membendung penyebaran ajaran ekstremisme yang merusak nilai-nilai luhur Pancasila di tanah Pasundan.
Refleksi perjalanan 121 tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh kader bahwa perjuangan membela umat harus senantiasa ditempuh melalui cara-cara yang damai, bermartabat, dan taat pada aturan hukum negara. Kerja sama antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal sosial yang tak ternilai harganya dalam mewujudkan kondisi daerah yang kondusif.
DPW PSII Jawa Barat berharap kepengurusan baru ini menjadi titik awal dari pengabdian yang semakin terorganisasi dan berkesinambungan bagi masyarakat luas. PSII ingin menunjukkan bahwa perjuangan Islam yang diajarkan oleh para pendahulu kita adalah ajaran yang membawa rahmat, menjunjung tinggi toleransi, serta menolak keras segala bentuk tindakan kekerasan dan terorisme.
Melalui semangat kebersamaan dan konsolidasi yang kokoh, pelantikan pengurus DPW PSII Jawa Barat menegaskan peran strategis organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas nasional. Dengan mengedepankan pelayanan umat yang inklusif serta wawasan kebangsaan yang kuat, seluruh elemen PSII berkomitmen memastikan bahwa paham intoleransi dan radikalisme tidak akan pernah menemukan ruang untuk berkembang di bumi Nusantara.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!