Mandalika– Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya difokuskan pada area sirkuit dan jalur kedatangan penonton, tetapi juga mencakup pengawasan ruang udara untuk mengantisipasi gangguan drone liar. Korps Brimob Polri menyiagakan Satgas Anti-Drone di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Bukit 360 Mandalika, guna menjaga keamanan selama rangkaian sesi balap berlangsung.
Penempatan personel di titik-titik berketinggian strategis tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap penggunaan pesawat nirawak yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan. Pengawasan dilakukan untuk mendukung kelancaran sesi latihan serta menjaga keselamatan pembalap, kru, dan penonton yang memadati kawasan sirkuit.
Selain memperkuat pengamanan ruang udara, petugas juga meningkatkan pemeriksaan pada sejumlah akses masuk penting. Perangkat pemindai modern, seperti X-Ray Mobile, X-Ray Scanner, dan pintu detektor keamanan (security door atau Secdoor), diterapkan untuk mendukung pemeriksaan orang maupun barang. Pelaksanaan pengamanan tersebut turut diperkuat bantuan personel bawah kendali operasi (BKO) dari Polda Jawa Timur.
Di jalur darat, situasi lalu lintas pada Jumat sore terpantau kondusif dan lancar. Pemantauan dari pos pengamanan di sekitar Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dan jalur utama menuju sirkuit menunjukkan kendaraan masih bergerak tertib menuju kawasan Mandalika.
Petugas Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas juga belum memberlakukan pengalihan arus dalam skala besar karena volume kendaraan masih dapat ditangani. Meski demikian, rekayasa lalu lintas secara situasional tetap disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penonton yang hendak menyaksikan sesi Practice MotoGP pada pukul 15.00 WITA.
Kesiapan pengamanan di ruang udara, akses masuk, dan jalur lalu lintas tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026 berjalan aman dan tertib. Koordinasi antarpersonel di lapangan diperlukan agar potensi gangguan dapat diantisipasi tanpa menghambat mobilitas penonton maupun aktivitas masyarakat di sekitar kawasan sirkuit.
Dengan pengawasan berlapis dan kesiapan rekayasa lalu lintas, petugas berupaya menjaga keseimbangan antara kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Kelancaran kegiatan serta keselamatan pembalap, penonton, dan warga sekitar menjadi perhatian utama selama gelaran MotoGP berlangsung. (AS)
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!