Sumbawa Barat — Pengamanan menuju ajang MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya terpusat di sekitar sirkuit. Jalur penyeberangan yang menjadi pintu masuk menuju Pulau Lombok turut mendapat perhatian kepolisian, salah satunya Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.
Menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Tano, Polres Sumbawa, meningkatkan pengamanan di pintu masuk Pelabuhan Poto Tano. Langkah tersebut merupakan bagian dari pengamanan imbangan Operasi Kepolisian Mandalika Rinjani 2026.
Kapolsek KPL Tano IPDA Rino Ansori, S.H., mengatakan pengamanan difokuskan pada aktivitas penyeberangan sekaligus pemeriksaan terhadap penumpang, kendaraan, dan barang yang melintas melalui pelabuhan.
“Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Mandalika Rinjani 2026 untuk mendukung rangkaian pengamanan MotoGP di Mandalika. Pemeriksaan dilakukan terhadap barang bawaan penumpang maupun kendaraan yang akan menyeberang menuju Pulau Lombok maupun sebaliknya,” ujar IPDA Rino Ansori, Rabu (7/10/2026).
Pengamanan mulai dilaksanakan pukul 09.30 WITA di pintu gerbang Pelabuhan Poto Tano, Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano. Petugas melakukan pemeriksaan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian ajang balap motor internasional tersebut berlangsung.
Pemeriksaan tidak hanya menyasar barang bawaan penumpang, tetapi juga kendaraan yang hendak menggunakan jasa penyeberangan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari pemantauan terhadap perlintasan orang maupun barang pada salah satu akses penting yang menghubungkan Pulau Sumbawa dengan Pulau Lombok.
Pengawasan jalur tersebut dinilai penting karena mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Lombok diperkirakan meningkat seiring berlangsungnya MotoGP Mandalika. Dengan demikian, pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi utama kegiatan, tetapi juga pada jalur-jalur yang menjadi akses keluar-masuk masyarakat.
Menurut Rino, pengamanan imbangan akan dilaksanakan selama Operasi Kepolisian Mandalika Rinjani 2026 berlangsung. Kehadiran personel di pintu masuk pelabuhan diharapkan dapat memperkuat pemantauan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan.
“Melalui pengamanan di pintu masuk Pelabuhan Poto Tano, kami berupaya memastikan perlintasan penumpang dan barang dapat terpantau dengan baik. Kami juga berharap masyarakat maupun wisatawan yang melintas merasa aman selama rangkaian MotoGP berlangsung,” katanya.
Pengamanan tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga kelancaran mobilitas sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama perhelatan internasional berlangsung. Pelabuhan sebagai salah satu titik mobilitas masyarakat menjadi bagian penting dalam rangkaian pengamanan karena mempertemukan arus penumpang, kendaraan, dan barang dalam jumlah besar.
MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah. Selama operasi berlangsung, pengamanan imbangan di wilayah pelabuhan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di jalur perlintasan menuju Pulau Lombok.
Dengan pengamanan yang dilakukan sejak titik keberangkatan, kepolisian berupaya memastikan perjalanan masyarakat dan wisatawan menuju Mandalika berlangsung aman. Kesuksesan MotoGP tidak hanya ditentukan oleh kelancaran balapan di lintasan, tetapi juga oleh terjaminnya keamanan masyarakat sejak mereka memasuki wilayah Nusa Tenggara Barat.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!