Jet Tempur F-16 Irak Gempur Persembunyian ISIS, Komandan Senior Teroris Tewas

Baghdad — Jet tempur F-16 milik Irak melancarkan empat serangan udara terhadap sejumlah markas dan tempat persembunyian kelompok ISIS di kawasan Wadi al-Shay. Serangan tersebut menewaskan salah seorang komandan senior ISIS yang selama ini menjadi buruan aparat keamanan Irak.

Dikutip dari Shafaq News, Rabu (9/9/), sumber keamanan yang mengetahui langsung operasi tersebut mengatakan serangan dilakukan berdasarkan informasi intelijen. Operasi itu menyasar seorang pemimpin ISIS yang dikenal dengan nama Abu Osama.

Abu Osama disebut sebagai salah satu komandan lapangan ISIS paling menonjol yang masuk dalam daftar buruan otoritas Irak. Ia juga diketahui menduduki posisi penting dalam struktur ISIS yang menyebut wilayah operasinya sebagai “Provinsi Kirkuk”.

Serangan udara tersebut menjadi bagian dari operasi berkelanjutan pasukan keamanan Irak untuk memburu dan menghancurkan jaringan ISIS yang masih beroperasi di sejumlah wilayah.

Mantan komandan operasi keamanan Kirkuk sebelumnya menyebut pasukan keamanan di wilayah tersebut telah menewaskan 43 anggota ISIS sepanjang 2025. Operasi pengejaran terhadap kelompok itu terus dilakukan melalui penggerebekan, serangan udara, serta operasi penyisiran sepanjang 2026.

Pada Agustus 2026 saja, pasukan keamanan Irak dilaporkan menghancurkan delapan tempat persembunyian ISIS yang berada dalam wilayah tanggung jawab Komando Operasi Kirkuk.

Di tengah operasi tersebut, ancaman serangan terhadap aparat keamanan masih terjadi. Tiga tentara Irak dilaporkan terluka setelah sebuah bom pinggir jalan meledak di dekat kawasan Wadi al-Shay.

Rangkaian operasi itu menunjukkan bahwa meski kekuatan ISIS di Irak telah jauh berkurang dibandingkan masa kejayaannya, jaringan kelompok tersebut masih berusaha mempertahankan keberadaannya melalui tempat-tempat persembunyian dan serangan terhadap aparat keamanan.