BATANG – Jika biasanya Pancasila identik dengan hafalan di kelas, kini ada cara baru yang disiapkan di Kabupaten Batang. Tujuh anggota Paskibraka yang tergabung dalam Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Batang resmi dikukuhkan dan siap bergerak dengan pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian pelajar.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan di Aula Kantor Bupati, Selasa (8/9/2026). Organisasi di bawah naungan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini mendapat mandat khusus: membuat Pancasila relevan di era digital.
Ketua Pelaksana DPPI Batang, Satria Wahyu Kusuma, mengatakan pihaknya tidak ingin terjebak pada sosialisasi formal yang membosankan. Agenda terdekat adalah roadshow ke sekolah-sekolah dengan konsep kegiatan yang lebih interaktif.
“Kami ingin Pancasila itu hidup, bukan hanya dihafal. Tantangan terbesar kami sekarang adalah bagaimana bersaing dengan gawai. Karena itu kegiatannya harus semenarik mungkin dan relate dengan anak muda,” ujar Satria.
Menurutnya, kekuatan utama DPPI Batang ada pada anggotanya sendiri. Karena mayoritas masih berstatus pelajar, pendekatan sebaya dinilai akan jauh lebih efektif untuk menyampaikan pesan kebangsaan dibandingkan metode ceramah.
Strategi ini sejalan dengan arahan Bupati Batang. M Faiz Kurniawan menekankan pentingnya menyeimbangkan pembangunan fisik Batang sebagai kawasan perkotaan yang terus tumbuh dengan penguatan karakter generasi mudanya.
“Jangan sampai konsentrasi Gen Z hanya di gawai terus. Peran Duta Pancasila ini harus bisa mengajak mereka melakukan aksi-aksi positif yang bermanfaat untuk masa depan mereka sendiri,” tegas Faiz.
Dukungan serupa datang dari Wakil Ketua DPRD Batang, Benny Abidin. Ia menilai kehadiran DPPI sangat tepat waktu untuk membentengi generasi muda dengan ideologi bangsa yang selaras dengan nilai agama.
Dengan formasi baru ini, DPPI Batang kini tengah mematangkan program kerja. Targetnya jelas: menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai gaya hidup, bukan sekadar materi pelajaran. (
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!