CIKARANG UTARA – Di tengah keberagaman Kabupaten Bekasi yang kian kompleks, sekelompok anak muda yang tergabung dalam Forum Pemuda Lintas Agama (Formula) menegaskan komitmennya untuk tidak menjadikan toleransi sekadar jargon.
Komitmen itu mereka wujudkan dalam lokakarya Youth Summit Interfaith 2026 bertajuk “Bersatu dalam Keberagaman untuk Perubahan” yang berlangsung di Gedung FKUB, Kompleks Wisata Religi Desa Simpangan, Cikarang Utara, Sabtu (6/9/2026).
Forum ini tidak ingin berhenti di ruang diskusi. Isu yang diangkat lebih tajam: bagaimana toleransi benar-benar hidup di sikap sehari-hari anak muda.
Plt. Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Robert Suwandi, mengingatkan bahwa toleransi harus tercermin dari hal paling dasar.
“Generasi muda harus menerapkan toleransi itu lewat sikap, etika, cara berkomunikasi yang santun, dan kepedulian pada sesama. Kita tidak boleh menjadikan perbedaan sebagai penghalang untuk bersatu,” tegas Robert.
Menurutnya, Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri dengan latar belakang warga yang sangat beragam justru harus menjadikan perbedaan sebagai ruang untuk saling mengenal dan berkolaborasi membangun daerah, bukan sumber perpecahan.
Pesan paling keras justru datang dari Anggota DPRD Jawa Barat, Christin Novalia Simanjuntak. Ia menantang peserta agar forum ini tidak berhenti sebagai acara yang bagus untuk konten media sosial.
“Saya tidak ingin Youth Summit ini cuma jadi acara yang bagus difoto, bagus buat Instagram, lalu adik-adik pulang hanya bawa sertifikat. Judulnya kan ‘Bergerak untuk Perubahan’. Nah, bergeraknya apa setelah ini?” kata Christin.
Ia mendorong pemuda untuk peka terhadap isu intoleransi di lingkungan terdekat dan berani mengambil aksi nyata di lapangan.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Bekasi, Soleh Jaelani, menegaskan bahwa gedung FKUB sengaja dibuka sebagai rumah bersama bagi semua agama.
“Perbedaan agama bukan alasan untuk saling menjauh. Hari ini kita belajar membangun kebersamaan, membangun toleransi, bahkan membangun ekonomi bersama. Tujuannya satu, Bekasi yang rukun, damai, aman, dan sejahtera,” ujarnya.
Melalui Youth Summit ini, Formula berharap lahir gerakan pemuda lintas iman yang tidak hanya rukun di forum, tapi juga solid dalam kerja-kerja sosial dan ekonomi di Kabupaten Bekasi.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!