Mata Muda MI Annajiyah Hadirkan Duta Damai BNPT Jatim, Bangun Karakter Siswa Anti Bullying

Lamongan – Kegiatan Masa Ta’aruf Murid (Mata Muda) MI Annajiyah Tahun Pelajaran 2026/2027 menghadirkan suasana edukatif dan penuh inspirasi dengan menghadirkan Duta Damai BNPT Jawa Timur untuk memberikan pembekalan karakter kepada para siswa baru. Mengangkat tema “Stop Bullying: Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Saling Menghargai”, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian, toleransi, serta sikap saling menghormati sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 08.00–09.00 WIB di Aula MI Annajiyah tersebut menghadirkan Alda Maysita, S.Pd., Gr., selaku Koordinator DKV Duta Damai BNPT Jawa Timur sebagai pemateri. Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang terbebas dari bullying dan berbagai bentuk kekerasan.

Dalam penyampaiannya, Alda menjelaskan bahwa bullying dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari tindakan fisik, ucapan yang menyakitkan, mengejek, mengucilkan teman, hingga perilaku negatif di ruang digital. Oleh karena itu, siswa perlu memiliki kesadaran bahwa setiap orang memiliki keunikan, perbedaan kemampuan, serta karakter yang harus dihargai.

“Sekolah adalah tempat untuk belajar dan bertumbuh bersama. Teman bukan untuk disakiti, tetapi untuk didukung. Perbedaan bukan menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan kesempatan untuk belajar menghargai dan bekerja sama,” ujar Alda dalam penyampaian materinya.

Agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa usia sekolah dasar, kegiatan dikemas secara interaktif melalui berbagai games edukatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Melalui permainan kelompok, siswa diajak membangun komunikasi positif, bekerja sama, mendengarkan pendapat teman, serta menyelesaikan tantangan secara bersama-sama.

Berbagai aktivitas permainan tersebut dirancang untuk menanamkan nilai gotong royong, empati, kepemimpinan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Siswa belajar bahwa setiap anggota kelompok memiliki peran penting dan keberhasilan dapat tercapai ketika semua pihak saling membantu tanpa membeda-bedakan.

Selain itu, para siswa juga diajak melakukan refleksi sederhana mengenai dampak dari perilaku bullying. Mereka diberikan pemahaman bahwa sebuah candaan yang dianggap biasa oleh seseorang dapat memberikan luka bagi orang lain. Karena itu, penting untuk selalu menjaga perkataan, sikap, dan tindakan dalam berinteraksi dengan teman.

Melalui kegiatan ini, MI Annajiyah berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman awal mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki karakter sebagai pelajar yang ramah, peduli, berani melakukan kebaikan, serta mampu menjadi teman yang membawa energi positif bagi lingkungan sekitar.

Kehadiran Duta Damai BNPT Jawa Timur dalam kegiatan Mata Muda MI Annajiyah menjadi salah satu bentuk upaya membangun generasi muda yang memiliki ketahanan karakter sejak dini. Dengan menanamkan nilai toleransi, saling menghargai, dan kepedulian sosial, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan damai.

Melalui semangat “Berani baik, berani melaporkan, bersama kita ciptakan sekolah tanpa bullying”, siswa MI Annajiyah diajak menjadi bagian dari gerakan menciptakan sekolah yang penuh persahabatan, menghargai keberagaman, serta menjunjung tinggi nilai perdamaian.