SALATIGA – Tingkat kerukunan dan toleransi antarwarga yang tinggi di Kota Salatiga, Jawa Tengah, dinilai menjadi fondasi utama dalam mendongkrak capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut. Keberhasilan Salatiga dalam menjaga stabilitas sosial ini mendapat sorotan dan apresiasi langsung dari rombongan Kunjungan Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) saat meninjau kota tersebut pada Senin (22/6/2026).
Merespons capaian positif dari salah satu kota paling toleran di Indonesia tersebut, pihak parlemen menegaskan bahwa harmoni masyarakat berbanding lurus dengan kualitas hidup dan kesejahteraan publik.
“Kerukunan dan toleransi terbukti menjadi kunci utama untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Salatiga,” terang rilis resmi publikasi Dewan Perwakilan Rakyat yang dilansir dari situs dpr.go.id pada Senin (22/6/2026).
Berdasarkan laporan publikasi tersebut, pernyataan ini menggarisbawahi bahwa ekosistem sosial yang damai dan minim friksi komunal memungkinkan pemerintah daerah untuk secara maksimal mengeksekusi program-program pendidikan, kesehatan, serta pemulihan ekonomi tanpa kendala berarti. Kondisi keamanan yang stabil di Salatiga memastikan tidak adanya hambatan dalam pelayanan publik dasar.
Ke depannya, DPR RI berharap model kerukunan yang telah membudaya di Salatiga ini dapat terus dipertahankan dan diimplementasikan sebagai proyek percontohan bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Terawatnya toleransi sosial dinilai tidak hanya memperkuat pilar kebangsaan, tetapi juga terbukti secara nyata mampu mengakselerasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Damailah Indonesiaku Bersama Cegah Terorisme!