Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong PIK, Pramono Anung: Wujud Jakarta Kota Keberagaman dan Toleransi

Jakarta – Gubernur Pramono Anung meresmikan Kelenteng Tian Fu Gong, rumah ibadah umat Tridharma yang berdiri di kawasan Riverwalk Island PIK, Minggu petang. Peresmian itu menjadi penegasan komitmen Jakarta sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi antarumat beragama.

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan harapan agar kehadiran Kelenteng Tian Fu Gong membawa manfaat luas, tidak hanya bagi umat Tridharma, tetapi juga bagi masyarakat Jakarta secara keseluruhan.

“Semoga kelenteng ini menghadirkan keberkahan, memperkuat kerukunan, kebersamaan, dan tentu membawa kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Pramono.

Ia menegaskan pembangunan rumah ibadah tidak sekadar soal infrastruktur, melainkan simbol nyata bagaimana keberagaman hidup dan tumbuh di tengah masyarakat ibu kota.

“Kelenteng ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol persatuan dan toleransi yang harus terus kita rawat bersama. Jakarta harus menjadi rumah yang nyaman bagi semua golongan,” katanya.

Menurut Pramono, nilai inklusivitas dan penghormatan terhadap perbedaan menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Jakarta sebagai kota global yang maju dan berkelanjutan.

Kelenteng yang berada di kawasan pengembangan Agung Sedayu Group itu juga diharapkan menjadi ruang spiritual sekaligus ruang sosial yang mempererat hubungan antarwarga.

Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, mengatakan kehadiran Tian Fu Gong merupakan jawaban atas kebutuhan umat Tridharma di kawasan Pantai Indah Kapuk dan sekitarnya.

“Sebelumnya di kawasan ini sudah ada Si Mian Fo dan Masjid Al-Ikhlas. Kehadiran Tian Fu Gong semakin memperlihatkan bahwa toleransi di PIK bukan sekadar slogan, tetapi nyata,” ujarnya.

Nama Tian Fu Gong, yang berarti Istana Kemakmuran Agung, hadir dengan arsitektur khas Tionghoa yang menonjol. Dominasi warna merah dan emas, atap bertingkat, serta ornamen tradisional menjadikan bangunan ini tampil mencolok sekaligus artistik.

Prosesi peresmian berlangsung khidmat namun meriah. Ribuan umat hadir mengikuti rangkaian acara yang dimulai dengan sambutan dari Ketua Yayasan Sanggar Sinar Suci Soegiandi, dilanjutkan dengan gunting pita, penandatanganan prasasti, doa bersama, hingga pertunjukan liong dan barongsai yang memeriahkan suasana.

Peresmian Tian Fu Gong menambah wajah baru keberagaman Jakarta—bahwa di tengah modernitas kota, ruang-ruang spiritual tetap menjadi fondasi penting untuk menjaga harmoni sosial.