Densus 88 Edukasi Murid MTs Darul Amin Palangka Raya tentang Bahaya Radikalisme dan Bullying

Palangka Raya – Upaya pencegahan radikalisme dan perundungan sejak dini dilakukan di MTs Darul Amin Palangka Raya dengan melibatkan seluruh murid kelas VII. Kegiatan monitoring dan asistensi tersebut digelar pada Senin (20/4/2026) di Aula Terbuka madrasah melalui kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri.

Tim Densus 88 tidak hanya memberikan materi, tetapi juga melakukan pendampingan serta pemetaan potensi kerawanan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini sekaligus bertujuan memperkuat kapasitas warga madrasah dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan menangani kasus bullying secara preventif.

Salah satu narasumber, Brigadir Sabrina atau yang akrab disapa Kak Bina, menyampaikan materi dengan pendekatan interaktif. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghargai, toleransi, serta kemampuan memilah informasi, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.

“Radikalisme bisa berawal dari hal kecil, seperti tidak menghargai perbedaan atau mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar,” ujar Kak Bina di hadapan murid.

Ia juga mengingatkan murid agar berpikir kritis, menjaga pergaulan, dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang mengarah pada tindakan negatif. Selain itu, Kak Bina menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dengan menolak segala bentuk perundungan.

Menurutnya, bullying tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga mengganggu kenyamanan proses belajar. Karena itu, murid didorong berani berkata tidak terhadap perundungan serta saling menjaga dan mendukung satu sama lain.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para murid. Mereka aktif mengikuti sesi tanya jawab dan terlibat langsung dalam diskusi yang disampaikan pemateri.

Melalui kegiatan ini, murid diharapkan semakin memahami pentingnya toleransi, mampu mengenali potensi radikalisme sejak dini, serta berperan aktif menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.