Wapres Gibran Buka Pawai Paskah Pemuda GMIT, Obor Perdamaian Diarak sebagai Simbol Toleransi NTT

KUPANG — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, membuka secara resmi Pawai Festival Paskah Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) 2026 di Bundaran Pekerjaan Umum (PU) Tirosa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (6/4/2026). Festival ini merupakan acara tahunan yang menjadi ikon kebersamaan pemuda GMIT lintas wilayah dalam menjaga persatuan bangsa dan menyuarakan toleransi beragama. 

Ketua Panitia Paskah Pemuda GMIT 2026, Simson Polin, menyampaikan bahwa perayaan Paskah tahun ini menghadirkan pesan mendalam melalui arak-arakan Obor Perdamaian. Obor tersebut tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan simbol komitmen umat dalam merawat kerukunan di tengah keberagaman bangsa dan situasi dunia yang rentan konflik.

“Obor perdamaian menjadi simbol persatuan dan damai. Kegiatan puncak berupa pawai Paskah ini diperkirakan dihadiri puluhan ribu masyarakat,” ungkap Simson Polin seperti yang dikutip dari Time X Kupang (6/04). 

Adapun rangkaian perarakan Obor Perdamaian ini telah berlangsung secara estafet sejak akhir Maret 2026. Obor mulai dilepas dari perbatasan negara di Kabupaten Belu, melintasi sejumlah kabupaten di daratan Timor hingga Kota Kupang, dan nantinya akan bermuara di Titik Nol Selatan NKRI di wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Selain mengukuhkan nilai persatuan dan menjadi ajang kebangkitan spiritual, acara ini juga dirangkai dengan kegiatan pemberdayaan ekonomi melalui Expo UMKM Pemuda GMIT. Oleh karenanya, kehadiran Wapres Gibran dinilai selaras dengan dorongan pemerintah pusat untuk membangkitkan ekonomi daerah, menjadikan momentum hari besar keagamaan sebagai pemicu pertumbuhan pariwisata rohani yang berdampak langsung bagi masyarakat di timur Indonesia.